oleh

UPTD Puskesmas Margajaya Catat Lonjakan Vaksinasi Warga

SUMEKS, Tanjungsari – Presentase vaksinasi di UPTD Puskesmas Margajaya, Kecamatan Tanjungsari mengalami peningkatan pesat.

Diketahui, untuk target sasaran warga dalam vaksinasi yang dinaungi oleh UPTD Puskesmas Margajaya sebanyak 39.364 orang.

Kepala UPTD Puskesmas Margajaya Titim Adrianingsih mengatakan, Kecamatan Tanjungsari menjadi salah satu wilayah yang dijadikan sebagai percepatan vaksinasi.

“Sebagaimana instruksi bapak bupati bahwa dua kecamatan dijadikan wilayah percepatan pelayanan vaksinasi Covid-19,” kata Titim melalui pesan singkat, Rabu (15/9).

Adapun dua kecamatan yang dijadikan wilayah percepatan vaksinasi, dijelaskan Titim, yaitu Tanjungsari dan Jatinangor dengan target herd immunity mencapai 70 persen.

“Cakupan yang divaksin dosis 1 dari Februari 2021 sampai dengan Juli 2021 hanya 2.207 sasaran sekitar 5,6 persen,” ucapnya.

Kendati demikian, Titim menerangkan, mulai pada 3 Agustus hingga 14 September 2021, peningkatan warga dalam vaksinasi meningkat pesat.

“Cakupan pelayanan vaksin selama 43 hari, dari tanggal 3 Agustus sampai 14 September 2021, PKM (Puskesmas) Margajaya mencatat sebanyak 16.121 warga yang dilayani vaksin atau sekitar 40,95 persen,” jelas Titim.

“Ada kenaikan yang signifikan dari jumlah sasaran yang dilayani sebelum percepatan. Tim vaksin PKM Margajaya hanya mampu melayani paling banyak 200 sasaran,” tandasnya.

Dalam pemaparannya, Titim menegaskan, untuk saat ini tim vaksin Puskesmas Margajaya mampu melayani vaksinasi warga sebanyak 500 hingga 1.000 sasaran dalam satu hari.

“Sesuai dengan bimbingan teknis dari bapak Kadis (kesehatan), Sekdis dan tim vaksinasi Dinkes (Dinas Kesehatan) Kabupaten Sumedang,” ujarnya.

Selain itu, Titim menuturkan, arahan yang diberikan oleh Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang, Herman Suryatman menjadi motivasi Puskesmas Margajaya untuk memberikan pelayanan yang hati-hati namun juga cepat.

“Cepat tapi harus hati-hati dengan tetap berpegang teguh pada SOP pelayanan, sehingga kami sebut tim vaksin PKM Margajaya dengan sebutan Tim Vaksinasi NYEREPET PKM Margajaya,” imbuh Titim.

Dijelaskan Titim, NYEREPET merupakan singkatan dari NYEgah REnced PElayanan Tepat atau jika diartikan dalam bahasa Indonesia yaitu mencegah kelambatan alias pelayanan cepat namun juga tepat.

“Dukungan luar biasa dari Camat Ida Farida, diikuti jajaran Kades sampai dengan tingkat RT dan kader yang berjibaku menyiapkan sasaran,” tuturnya.

“Kegiatan yang dilakukan tertib aman dan lancar partisipasi yang luar biasa dari Kapolsek, Danramil, para Babinsa, Binmas yang mampu bersinergi dengan bidan desa dan aparat desa masing-masing di wilayah PKM Margajaya,” tambah Titim.

Sementara itu, Titim mengatakan, untuk total masyarakat yang sudah divaksin sejak Februari hingga 14 September 2021 sekiranya telah mencapai 56,56 persen atau sebanyak 18 ribu 328 orang.

Dilanjutkan Titim, sisa sasaran yang belum divaksin untuk menuju herd Imunity di wilayah UPTD Puskesmas Margajaya sekiranya sebanyak 9 ribu 227 orang.

“Dari sasaran 9.227 kemungkinan banyak sasaran yang sudah divaksin di Faskes luar PKM Margajay, sehingga selaian PKM terus memberi layanan vaksinasi juga mendata sasaran lainnya yang sudah divaksin di luar Faskes Margajaya,” tutupnya. (kos)

Komentar

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *