Pembelajaran Daring Alami Hambatan, Tak Semua Siswa Miliki Ponsel

Pembelajaran Daring Alami Hambatan, Tak Semua Siswa Miliki Ponsel
ist
0 Komentar

sumedang, KOTA – Pembelajaran Tatap Muka Terbatas (PTMT) yang telah dilakukan 25 persen di Kabupaten Sumedang memang menjadi angin segar bagi dunia pendidikan. Namun, tetap saja sisanya pembelajaran kebanyakan dilakukan daring dan itu membuat proses pembelajaran terhambat.

Walaupun telah dilaksanakan selama beberapa tahun ke belakang saat pandemi, tetap terjadi kesulitan dalam adaptasi dan transisi, terutama di sisi sarana penunjang. Sebab, tidak semua siswa memiliki ponsel, seperti di daerah Cimanggung, Kabupaten Sumedang.

“Sekarang kan tatap muka terbatas itu 25 persen, sisanya itu pembelajaran daring. Memang bagus sih buat menghindari penyebaran covid, di sisi lain masyarakat itu belum siap dengan metode ini. Kan siswa tidak terbiasa apalagi tidak semua siswa punya HP disini. Butuh beberapa tahun kedepan pembelajaran daring efektif menurut saya,” ujar seorang pengajar di SMP Al-Amah Cimanggung Beta Surtika Tata kepada Sumeks, Selasa (8/3).

Baca Juga:Jelang Ramadan, Harga Telur dan Cabai NaikKakek Berumur 60 tahun, Masih Bekerja Hidupi Keluarga

Beta menilai dalam segi kesehatan, pembatasan ini memang bagus untuk menekan penyebaran covid. Namun, memang demikian perlu pendekatan yang berbeda untik daerah yang kesulitan signal serta sarana untuk pembelajaran daring yang masih menjadi metode utama

“Kalau untuk kesehatan memang bagus kebijakan ini. Namun untuk di daerah butuh adaptasi, beda dengan di kota, terutama di bidang sarana prasarana,” tandasnya.

Selain itu, sebagai pengajar Beta juga harus bisa mengejar kurikulum yang ditetapkan sehingga pembelajaran yang dilakukan daring harus bisa mengejar kurikulum tersebut

“Kita pendidik khususnya kan mengejar kurikulum, jika misalkan tatap muka 25%, jadi tidak seluruh siswa mendapat pembelajaran langsung. Padahal tatap muka itu bisa membangun chemistry antara murid dan guru sehingga memudahkan pembelajaran,” tutupnya. (rxi-job)

0 Komentar