Doa Setelah Sholat Fardhu Sesuai Sunnah Rasulullah

Doa Setelah Sholat
Doa Setelah Sholat
0 Komentar

Artinya : Ya Allah Engkau-lah as salam, dan keselamatan hanya dari-Mu, Maha Suci Engkau wahai Dzat yang memiliki semua keagungan dan kemulian. (HR. Muslim).

5. Membaca Tasbih, Tahmid dan Takbir
Membaca Kalimat Tasbih 33 kali

” SUBHANALLAH” 33x

Membaca Tahmid 33 kali

” ALHAMDULILLAH” 33x

Membaca Takbir 33 kali

” ALLAHU AKBAR”

Membaca Tahlil 33 kali

” LAILAHA ILLALLAH”

6. Membaca Surat Al Ikhlas
QUL HUWALLAAHU AHAD. ALLAAHUSSHAMAD. LAM YALID WALAM YUULAD. WALAM YAKULLAHU KUFUWAN AHAD.

Artinya: “ Dialah Allah, Yang Maha Esa. Allah tempat bergantung kepada-Nya segala sesuatu. Dia tiada beranak dan tidak pula diperanakkan, dan tidak ada seorangpun yang setara dengan Dia”.

Baca Juga:Ridwan Kamil Paparkan Inovasi Digital yang Bawa Kesejahteraan WargaMitos Legenda Gunung Semeru Dan Ramalan Pulau Jawa

7. Membaca Surat Al-Falaq
QUL A’UUDZU BIRABBIL FALAQ. MIN SYARRI MAA KHALAQ. WAMIN SYARRI GHAASIQIN IDZAA WAQABA. WAMIN SYARRIN NAFFAATSAATI FII AL’UQADI. WAMIN SYARRI HAASIDIN IDZAA HASADA.

Artinya: “ Aku berlindung kepada Robb Yang Menguasai waktu subuh, dari kejahatan apa-apa (mahluk) yang diciptakan-Nya. Dan dari kejahatan malam apabila telah gelap gulita, dan dari kejahatan wanita-wanita tukang sihir yang menghembus pada buhul-buhul, dan dari kejahatan orang-orang yang dengki apabila ia dengki”

8. Membaca Surat An-Naas
QUL A’UUDZU BIRABBIN NAAS. MALIKIN NAAS. ILAAHIN NAAS. MIN SYARRIL WASWAASIL KHANNAAS. ALLADZII YUWASWISU FII SHUDUURIN NAAS. MINAL JINNATI WANNAAS.

Artinya: “ Aku berlindung kepada Robb (yang memelihara dan menguasai) manusia. Raja manusia. Sembahan manusia. Dari kejahatan (bisikan) syaitan yang biasa bersembunyi, yang membisikkan (kejahatan) ke dalam dada manusia, dari (golongan) jin dan manusia.

9. Membaca Ayat Kursi
ALLAAHU LAA ILAAHA ILLAA HUU, AL HAYYUL QOYYUM, LA TA’KHUDZUHUU SINATUW WALAA NAUM. LAHUU MAA FISSAMAAWAATI WA MAA FIL ARDH. MAN DJALLADJII YASYFA’U ’INDAHUU ILLA BI IDJNIH. YA’LAMU MAA BAYNA AYDIIHIM WA MAA KHOLFAHUM. WA LAA YUHIITHUUNA BI SYAY-IM MIN ’ILMIHII ILLA BI MAA SYAA-A. WASI’A KURSIIYYUHUSSAMAAWAATI WAL ARDH. WALAA YA-UUDUHUU HIFZHUHUMAA. WA HUWAL’ALIIYUL ’AZHIIM.

Artinya: ”Aku berlindung kepada Allah dari godaan syaitan yang terkutuk. Allah tidak ada Ilah (yang berhak diibadahi dengan benar) melainkan Dia. Yang Hidup kekal lagi terus menerus mengurus (makhluk-Nya); tidak mengantuk dan tidak tidur. Kepunyaan-Nya apa-apa yang ada di langit dan apa-apa yang ada di bumi. Siapakah yang dapat memberi syafa’at di sisi Allah tanpa izin-Nya. Allah mengetahui apa-apa yang di hadapan mereka dan di belakang mereka, dan mereka tidak mengetahui apa-apa dari ilmu Allah melainkan apa yang dikehendaki-Nya. Dan Kursi Allah meliputi langit dan bumi, dan Allah tidak merasa berat memelihara keduanya, dan Allah Maha Tinggi lagi Maha Besar.” (Al-Baqarah: 255)

0 Komentar