Cuaca Buruk Harga Sembako Melonjak

AWASI: Petugas UPTD Pasar Tanjungsari saat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, yang kini tengah meningkat drastis.
AWASI: Petugas UPTD Pasar Tanjungsari saat melakukan pemantauan harga kebutuhan pokok, yang kini tengah meningkat drastis.
0 Komentar

sumedangekspres, TANJUNGSARI – Pasca perayaan natal dan tahun baru, harga bahan pokok di pasar tradisional Tanjungsari, Sumedang naik drastis. Salah satunya harga beras melonjak dari Rp 11.000 per kg menjadi Rp 14.000 per kg.

Selain itu, harga telur meningkat dari Rp 22.000 per kg menjadi Rp 28.000 per kg.

Sementara, penyebab utama kenaikan harga karena faktor cuaca yang buruk, yang mempengaruhi produksi beras lokal.

Baca Juga:Bumi Asri Minta Dukungan PemdaRumah Sakit dan Sekolah Prioritas Perbaikan

Selain itu, pembatasan impor beras juga turut berperan dalam meningkatkan harga bahan pokok. Pembatasan ini memicu penurunan pasokan beras, memaksa masyarakat untuk menghadapi harga yang lebih tinggi.

Kenaikan harga bahan pokok, terutama beras dan telur, memberikan dampak signifikan pada kesejahteraan masyarakat.

Harga beras yang mencapai Rp 14.000 per kg dapat meningkatkan beban hidup sehari-hari, terutama bagi keluarga dengan anggaran terbatas. Para pelaku ekonomi mikro seperti pedagang sayuran di Pasar Tanjungsari turut merasakan dampak negatif dari kenaikan ini.

Kepala UPTD Pasar Tanjungsari, Mohamad Nasir, menjelaskan, pihaknya telah melakukan pemantauan harian terhadap kebutuhan pokok di pedagang, khususnya pedagang sayuran.

“Upaya ini sebagai langkah untuk memitigasi dampak ekonomi yang dirasakan oleh masyarakat setempat,” jelasnya.

Menurutnya, meskipun dihadapkan pada tantangan kenaikan harga pasca natal dan tahun baru, masyarakat dan pemerintah setempat tetap berharap agar langkah-langkah yang diambil dapat membawa stabilisasi harga bahan pokok. Dengan kerjasama semua pihak, diharapkan bahwa harga kebutuhan ini dapat diatasi secara efektif, membawa kestabilan kembali ke pasar lokal. (kos)

0 Komentar