Mitos atau Fakta? Dampak Air Hujan pada Tanaman Hidroponik

Mitos atau Fakta? Dampak Air Hujan pada Tanaman Hidroponik
Mitos atau Fakta? Dampak Air Hujan pada Tanaman Hidroponik (ist/PIXABAY/MARSRAW)
0 Komentar

sumedangekspres – Mitos atau Fakta? Dampak Air Hujan pada Tanaman Hidroponik.

Dalam dunia pertanian, terutama dalam praktik hidroponik yang semakin diminati, sering muncul pertanyaan mengenai potensi bahaya air hujan bagi tanaman hidroponik.

Apakah air hujan benar-benar dapat merusak tanaman hidroponik? Mari kita telaah lebih lanjut.

Air Hujan: Bahan Pokok Hidroponik yang AmanAir hujan, pada dasarnya, adalah air murni yang terdiri dari uap air (H2O) dan mineral-mineral dalam jumlah kecil.

Baca Juga:8 Fakta Unik dan Menarik tentang Pemandangan Langit yang Menakjubkan di Planet Uranus8 Keunikan dan Fakta Menarik Cincin Planet Uranus

Sebagai sumber air bersih dan murni, air hujan sebenarnya sangat cocok untuk digunakan dalam pertanian hidroponik.

Kandungan mineral yang rendah membuatnya menjadi bahan baku yang ideal karena belum tercemar oleh zat-zat yang tidak diinginkan.

 

Kriteria Air Ideal untuk Tanaman HidroponikDalam pertanian hidroponik, pH air sangat penting untuk pertumbuhan tanaman.

Rentang pH yang ideal untuk tanaman hidroponik biasanya berkisar antara 5,5 hingga 6,5.

Secara mengejutkan, air hujan memiliki pH yang sangat dekat dengan rentang ideal tersebut, yaitu sekitar 6.

Ini berarti air hujan secara alami cocok digunakan sebagai air baku dalam sistem hidroponik.

 

Dampak Air Hujan terhadap Tanaman Hidroponik: Berbagai Perspektif

1. Tanaman Hidroponik dalam Green House:Dalam kondisi ideal, tanaman hidroponik ditanam di bawah perlindungan green house.

Baca Juga:8 Fakta Menarik Planet Uranus, Planet Misterius di Tata SuryaKeunikan dan Fakta Menarik tentang Planet Uranus sebagai Planet Terdingin

Dengan demikian, tanaman tidak akan terpengaruh langsung oleh kondisi cuaca eksternal.

Air hujan tidak akan masuk ke dalam sistem irigasi hidroponik, sehingga tidak akan memengaruhi kualitas air nutrisi yang ada di dalam sistem.

 

2. Tanaman Hidroponik Tanpa Perlindungan:Namun, bagi yang menanam tanaman hidroponik di luar green house, dampak air hujan bisa lebih terasa.

Air hujan dapat masuk ke dalam sistem irigasi dan mencampur dengan larutan nutrisi di bak tandon.

Akibatnya, konsentrasi nutrisi dan pH larutan dapat berubah.

 

3. Solusi untuk Tanaman Hidroponik Tanpa PerlindunganUntuk mengatasi masalah ini, petani hidroponik dapat mengambil beberapa langkah.

Saat hujan turun, mereka bisa mematikan pompa air dari bak tandon untuk mencegah campuran air hujan dengan larutan nutrisi.

Selain itu, aliran air dari instalasi hidroponik ke bak tandon dapat ditutup, dan air hujan dapat dialirkan langsung keluar dari sistem.

0 Komentar