sumedangekspres – Gunung Kerenceng merupakan salah satu hidden gem di Jawa Barat yang mulai populer dalam beberapa tahun terakhir.
Berada di Kabupaten Sumedang dan berbatasan dengan Cicalengka, Bandung, gunung ini memiliki ketinggian sekitar 1.742–1.754 mdpl.
Meski tidak terlalu tinggi jika dibandingkan dengan gunung lain di Jawa Barat, Kerenceng menawarkan pengalaman trekking yang menantang dengan view yang memanjakan mata.
Baca Juga:DPRD Sumedang Mengawasi Pembangunan Puskesmas DTP dan Pengentasan Kemiskinan di CimanggungMasih 20 Persen Pekerjaan Infrastruktur di Cimanggung, Bupati Dony Janji Tuntaskan
Keindahan alam berupa hutan pinus, ladang warga, hingga panorama perbukitan membuat gunung ini kian diminati oleh pendaki, baik pemula maupun yang sudah berpengalaman.
Lokasinya yang tidak terlalu jauh dari Bandung dan Jakarta menjadikan Kerenceng sebagai alternatif destinasi wisata alam yang praktis namun tetap mengesankan.
Lokasi dan Alamat Gunung Kerenceng
Secara administratif, Gunung Kerenceng mencakup beberapa wilayah yaitu Kecamatan Sumedang Selatan, Cimanggung, dan Pamulihan.
Jalur pendakian paling populer berada di Dusun Babakan Jambu Air, Desa Sindulang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang.
Lokasi ini berjarak sekitar 12–13 km dari Stasiun Cicalengka, sehingga akses menuju basecamp cukup mudah baik menggunakan kendaraan pribadi maupun transportasi umum.
Harga Tiket Masuk
Untuk bisa mendaki Gunung Kerenceng, pendaki diwajibkan membayar tiket sebesar Rp10.000.
Selain itu, ada biaya parkir kendaraan yang berbeda antara pendakian tektok (naik-turun langsung) dan pendakian dengan camping:
– Parkir tektok: Rp5.000 (motor), Rp10.000 (mobil)
– Parkir camping: Rp10.000 (motor), Rp20.000 (mobil)
Baca Juga:Polisi Intensifkan Patroli Malam di Perbatasan Rawan KriminalitasPMI Sumedang Targetkan 50 Pendonor dalam Aksi Donor Darah di Cimanggung
Biaya ini tergolong terjangkau, bahkan jika dibandingkan dengan gunung lain di Jawa Barat.
Selain itu, sebagian hasil dari simaksi biasanya digunakan untuk pemeliharaan jalur dan fasilitas pendakian oleh pengelola lokal.
Jam Buka dan Aturan Khusus
Gunung Kerenceng pada dasarnya terbuka untuk pendakian setiap hari.
Namun, terdapat aturan khusus yakni jalur pendakian ditutup setiap Kamis malam hingga Jumat pukul 12.00 WIB.
Penutupan ini biasanya dilakukan untuk menjaga kelestarian kawasan sekaligus menghormati kearifan lokal masyarakat setempat.
Disarankan bagi pendaki untuk melakukan registrasi sejak pagi agar memiliki cukup waktu menuju puncak, terutama jika berniat pulang di hari yang sama.
Sejarah dan Asal Usul Nama Kerenceng
