Cara Menentukan Tabungan yang Bagus untuk Pendidikan Anak Sesuai Usia

Cara Menentukan Tabungan yang Bagus untuk Pendidikan Anak Sesuai Usia
Cara Menentukan Tabungan yang Bagus untuk Pendidikan Anak Sesuai Usia - (Ilustrasi)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, TABUNGAN – Merencanakan biaya pendidikan anak adalah maraton, bukan sprint.

Kebutuhan finansial saat anak masih balita tentu berbeda dengan saat mereka akan masuk kuliah.

Memilih produk tabungan yang tepat berdasarkan usia anak adalah strategi jitu untuk memaksimalkan pertumbuhan dana.

Baca Juga:Tabungan Anak Syariah vs Konvensional: Apa Bedanya dan Mana yang Cocok?Strategi Jitu Agar Lolos Seleksi Mudik Gratis Nataru 2025

Berikut adalah panduan menentukan jenis tabungan pendidikan yang paling efektif sesuai tahapan usia anak:

Fase 1: Usia Balita (0–5 Tahun) – Fokus pada Likuiditas dan Kepastian

Pada usia ini, horizon waktu Anda masih sangat panjang (13–18 tahun ke depan). Prioritas utama adalah memastikan dana mudah diakses jika terjadi keadaan darurat, namun tetap tumbuh.

  • Tabungan Pendidikan Berjangka (Konvensional atau Syariah) dan Reksa Dana Pasar Uang (RDPU).
  • Tabungan Berjangka menawarkan kepastian menabung dengan sistem autodebet dan biasanya memiliki bunga/bagi hasil yang sedikit lebih tinggi dari tabungan biasa. RDPU memiliki risiko sangat rendah dan likuiditas tinggi, cocok untuk dana yang mungkin dibutuhkan mendadak.
  • Alokasikan porsi terbesar dana ke produk dengan risiko rendah ini.

Fase 2: Usia Sekolah Dasar (6–12 Tahun) – Saatnya Ambil Risiko Terukur

Memasuki fase SD, waktu menuju perguruan tinggi mulai memendek (sekitar 6–12 tahun). Anda bisa mulai mengalihkan fokus dari safety ke growth (pertumbuhan).

  • Reksa Dana Pendapatan Tetap (RDPT) dan Emas (Tabungan Emas Digital).
  • RDPT menawarkan potensi imbal hasil yang lebih baik daripada pasar uang, namun dengan risiko moderat. Emas adalah lindung nilai (hedging) yang baik terhadap inflasi jangka menengah.
  • Tambahkan porsi RDPT (misalnya 30–40% dari total dana) untuk memacu pertumbuhan, sambil tetap mempertahankan sebagian dana di Tabungan Berjangka/RDPU.

Fase 3: Usia Sekolah Menengah (13–18 Tahun) – Kembali ke Keamanan dan Kepastian

Waktu menuju kuliah sudah dekat (kurang dari 5 tahun). Prioritas harus kembali ke keamanan dana, karena Anda tidak ingin nilai investasi anjlok sesaat sebelum dana dibutuhkan.

  • Tabungan Pendidikan Berjangka dan Reksa Dana Pasar Uang (RDPU).
  • Saat ini, yang terpenting adalah menjaga modal. Hindari risiko investasi yang fluktuatif (seperti saham atau Reksa Dana Saham). Dana harus mudah ditarik tepat waktu tanpa kerugian.
  • Pindahkan seluruh investasi yang berisiko tinggi (jika ada) kembali ke instrumen dengan risiko rendah/likuiditas tinggi untuk diamankan menjelang penarikan.
0 Komentar