Fadli berharap, dengan penguatan narasi dan pengelolaan yang tepat, Sumedang tidak lagi hanya dikenal sebagai daerah lintasan, melainkan berkembang menjadi destinasi budaya dan sejarah berbasis pusaka bernilai tinggi.(red)
Nilainya Tembus Rp16 Miliar, Mahkota Binokasih Jadi Perhatian Utama Revitalisasi Keraton Sumedang Larang
