SUMEDANG EKSPRES, CIMANGGUNG – Aktivitas jual beli di Pasar Tradisional Parakanmuncang, Kecamatan Cimanggung, Kabupaten Sumedang, kembali menggeliat. Sejumlah perbaikan fasilitas dan penataan pasar terbukti mampu menarik kembali minat masyarakat untuk berbelanja di pasar tradisional.
Pantauan hingga siang hari, sekitar pukul 12.00 WIB, arus pengunjung masih terlihat ramai. Warga tampak leluasa berkeliling kios dan los pedagang untuk membeli berbagai kebutuhan, mulai dari bahan pokok hingga keperluan dapur harian.
Koordinator Pasar Parakanmuncang, Amung, mengatakan perbaikan kondisi pasar memberikan dampak signifikan terhadap peningkatan jumlah pengunjung. Suasana pasar yang lebih bersih dan tertata membuat masyarakat merasa lebih nyaman saat berbelanja.
Baca Juga:Salah satu Biro Perjalanan Umroh Tutup Mendadak, Ada Apa?Ditempa Dua Abad Sebelum Pajajaran Runtuh, Siapa Pembuat Mahkota Binokasih Sumedang Larang?
“Setelah dilakukan perbaikan, pengunjung mulai ramai kembali. Aktivitas belanja kebutuhan pokok juga ikut meningkat,” ujar Amung.
Tak hanya dari sisi kunjungan, kondisi harga kebutuhan pokok di awal tahun 2026 juga terpantau cukup kondusif. Sejumlah komoditas yang kerap mengalami fluktuasi justru berada pada kondisi stabil.
Amung menyebutkan, harga cabai dan telur yang biasanya naik-turun kini cenderung menurun dan lebih terkendali. Kondisi ini turut mendorong masyarakat untuk berbelanja lebih leluasa.
“Bisa dikatakan saat ini harganya turun dan relatif stabil,” katanya.
Dengan fasilitas pasar yang semakin tertata serta harga kebutuhan pokok yang terkendali, Pasar Parakanmuncang diharapkan terus menjadi pusat aktivitas ekonomi masyarakat dan penopang roda perekonomian lokal di wilayah Cimanggung. (kos)
Tag
Pasar Parakanmuncang, Pasar Tradisional, Ekonomi Lokal, Cimanggung,
Keyword
Pasar Parakanmuncang ramai, pasar tradisional Cimanggung, harga sembako stabil Sumedang, perbaikan pasar Sumedang,
Meta Deskripsi
Setelah perbaikan fasilitas, Pasar Parakanmuncang Cimanggung kembali ramai. Pengunjung meningkat, harga kebutuhan pokok terpantau stabil.
