Wakil Menteri Dikdasmen RI Resmikan Revitalisasi Satuan Pendidikan dan USB Persis di Sumedang

Prof. Atip Latipulhayat
MERESMIKAN: Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah RI Prof. Atip Latipulhayat bersalaman dengan Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila saat meresmikan revitalisasi satuan pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persis di Sumedang di Jalan Prabu Gajah Agung, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (24/1/2026).(istimewa)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, KOTA – Wakil Menteri Pendidikan Dasar dan Menengah Republik Indonesia (Wamendikdasmen RI), Prof. Atip Latipulhayat, meresmikan hasil Revitalisasi Satuan Pendidikan dan Unit Sekolah Baru (USB) Persatuan Islam (Persis) untuk jenjang PAUD, SD, SMP, serta SMA/SMK Tahun 2025.

Peresmian tersebut berlangsung di Jalan Prabu Gajah Agung, Desa Jatihurip, Kecamatan Sumedang Utara, Kabupaten Sumedang, pada Sabtu (24/1/2026).

Kegiatan ini turut dihadiri oleh Wakil Bupati Sumedang M. Fajar Aldila, S.H., M.Kn., Pimpinan Pusat Persatuan Islam K.H. Dr. Jeje Zaenudin, Ketua Umum PD Persis Sumedang H. Saeful Bahri, S.Ag., M.Pd.I., Ketua Umum Persistri Dra. Hj. Lia Yuliani, M.Ag., Ketua Umum Pimpinan Pusat Pemuda Persis Ibrahim Al Fahmi, Direktur PAUD Dr. Nia Nurhasanah, S.Si., M.Pd., serta tamu undangan lainnya.

Baca Juga:Longsor Terjang Pasirlangu, Kantor SAR Bandung Kerahkan Tim Rescue dan KeposkoanLongsor Terjang Permukiman Pasirlangu KBB, 30 Rumah Warga Tertimbun

Dalam sambutannya, Prof. Atip Latipulhayat menegaskan bahwa program Revitalisasi Satuan Pendidikan merupakan salah satu prioritas nasional di bawah pemerintahan Presiden Prabowo Subianto.

Program tersebut bertujuan untuk meningkatkan kualitas pendidikan secara merata, khususnya di daerah tertinggal, terdepan, dan terluar (3T) serta satuan pendidikan dengan kondisi sarana prasarana yang kritis.

“Program ini dapat dikatakan cukup kolosal karena dilaksanakan di seluruh Indonesia. Selama hampir 25 tahun, sarana fisik sekolah relatif belum tersentuh perbaikan secara menyeluruh. Oleh karena itu, kebijakan Presiden dengan skema swakelola ini menjadi langkah yang sangat tepat dan efisien,” ujar Prof. Atip.

Ia berharap, melalui revitalisasi tersebut, sarana pendidikan di Indonesia semakin layak dan memadai, sehingga mampu menjadi modal penting dalam mendorong peningkatan kualitas pendidikan nasional.

“Hal ini diharapkan dapat menjadi dorongan bagi seluruh pihak untuk bersama-sama mewujudkan pendidikan yang lebih baik,” tuturnya.

Lebih lanjut, Prof. Atip menyampaikan bahwa Persatuan Islam (Persis) memiliki peran strategis sebagai mitra pemerintah dalam mewujudkan tujuan kemerdekaan Republik Indonesia, yaitu mencerdaskan kehidupan bangsa.

“Saat ini Persis telah memiliki kepengurusan wilayah di 27 provinsi. Mudah-mudahan melalui program ini, lembaga pendidikan Persis dapat terus berkembang melalui revitalisasi dan pembangunan sekolah baru,” ungkapnya.

0 Komentar