Metode Reprograming dalam Pembelajaran Ikhtiar Menghidupkan Kembali Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa SMA

Metode Reprograming dalam Pembelajaran Ikhtiar Menghidupkan Kembali Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa SMA.
Metode Reprograming dalam Pembelajaran Ikhtiar Menghidupkan Kembali Semangat dan Kepercayaan Diri Siswa SMA - (ISTIMIEWA - @smasplusgunacipta).
0 Komentar

SUMEDANG EKPRES – Berdasarkan pengalaman saya dalam dunia belajar mengajar di sekolah, sering muncul pertanyaan yang sama dari para pendidik : bagaimana cara mengatasi siswa yang kurang

Semangat belajar, sulit berkonsentrasi, terlihat lesu, dan tidak percaya diri saat harus tampil ataupresentasi di depan kelas?

Fenomena ini bukan semata-mata persoalan akademik. Banyak di antaranya bersumberdari pengalaman psikologis masa lalu yang tersimpan di alam bawah sadar siswa.Salah satu

pendekatan yang menarik untuk diterapkan dalam pembelajaran adalah metode Reprograming.

Baca Juga:Dukung Penuh Sekolah Terintegrasi, Wamen Ossy Tekankan Kepastian Penyediaan Tanah dan Penataan RuangIkuti Peluncuran 166 Sekolah Rakyat, Wamen Ossy: Setiap Anak Indonesia Berhak atas Pendidikan yang Layak

Apa itu Metode Reprograming?Metode Reprograming ini pernah diajarkan oleh guru saya, Prof. Buya Syakur Yasin, seorang

Ia sekaligus pendidik di Pesantren Candang Pinggan, Indramayu. Inti dari metode ini adalah memprogram ulang pikiran bawah sadar dengan tujuan menghapus atau menggeser memorimemori negatif yang terbentuk sejak masa lalu.

Contohnya:1. Seorang anak sering ditakut-takuti dengan hantu tumbuh menjadi pribadi yang penakut.2. Seorang anak sering disebut pengecut lama-kelamaan ia benar-benar merasa pengecut.3. Seorang anak terus-menerus dikatakan bodoh akhirnya ia percaya bahwa dirinya tidak mampu.4. Kata-kata yang berulang, apalagi dari orang terdekat, menjadi kebenaran di dalam pikirannya.Kata Adalah Program untuk Pikiran Menariknya, prinsip ini bekerja dua arah.Jika seorang anak secara konsisten diberikan afirmasi positif seperti:“Jiwamu kuat dan selalu bersemangat.”“Otakmu cerdas dan mudah memahami pelajaran.”“Kamu berani, percaya diri, dan mampu tampil.”

Maka perlahan:

1 Semangat belajarnya meningkat2. Kepercayaan dirinya tumbuh3. Kemampuan berpikir dan keberaniannya ikut berkembang.Apa yang sering diucapkan, akan dipercaya oleh alam bawah sadar.

Reprograming Melalui Pembiasaan Spiritual

Salah satu bentuk reprograming yang bisa diterapkan di sekolah adalah melaluipembiasaan dzikir atau hafalan Asmaul Husna sebelum kegiatan belajar mengajar.

Namun, yang sering terjadi di sekolah!. Dilakukan hanya sekali-sekali, yaitu seminggu sekali. Tidak konsisten

Padahal, agar memori negatif terhapus dan tergantikan yaitu pengulangan adalahkunci.menurutmu nama nama Allah (Asmaul Husna) yang baik akan menempel pada perilaku kehidupan kita? Tentu tidak. Intinya ga cukup sekali harus terus menerus Idealnya:

0 Komentar