SUMEDANG EKSPRES – Cuaca ekstrem berupa angin kencang melanda sejumlah wilayah di Kabupaten Sumedang pada Rabu (11/3/2026). Peristiwa tersebut menyebabkan pohon tumbang di kawasan Cadas Pangeran dan menimpa seorang pengendara motor.
Kepala Pelaksana BPBD Kabupaten Sumedang, Bambang Rianto, mengatakan kejadian terjadi sekitar pukul 17.50 WIB di Jalan Raya Cadaspangeran, tepatnya di wilayah Desa Ciherang, Kecamatan Sumedang Selatan.
Menurutnya, cuaca ekstrem melanda hampir seluruh wilayah Sumedang pada sore hari, disertai angin kencang yang menyebabkan sebuah pohon tumbang ke badan jalan.
Baca Juga:Cerita Hidup di Balik Gunungan Sampah Cibeureum Sumedang: 14 Tahun Menyaksikan Sampah Tak Pernah Berhenti Drainase Depan PT Kahatex Sumedang Diduga Tak Berfungsi, Jalan Bandung–Garut Banjir Sampah
“Pohon tersebut menimpa seorang pengendara motor yang sedang melintas di Jalan Raya Cadaspangeran,” ujar Bambang dalam laporannya.
Korban diketahui bernama Rosid (65), warga Lingkungan Cilipung RT 03/RW 15, Kelurahan Pasanggrahan Baru, Kecamatan Sumedang Selatan.
Setelah kejadian, korban segera dievakuasi dan dibawa ke RSUD Wirahadi Kusumah untuk mendapatkan penanganan medis. Hingga saat ini korban masih dalam penanganan pihak rumah sakit.
Selain menyebabkan korban luka, pohon tumbang juga sempat mengganggu arus lalu lintas di jalur Cadas Pangeran dari dua arah.
Petugas dari BPBD Kabupaten Sumedang melalui tim Pusdalops dan TRC langsung menuju lokasi setelah menerima laporan kejadian.
Petugas kemudian melakukan proses evakuasi pohon tumbang sekaligus pembersihan material yang menutupi badan jalan.
Dalam penanganan kejadian tersebut, BPBD juga berkoordinasi dengan sejumlah unsur terkait, termasuk Palang Merah Indonesia, aparat TNI, Polri, Tagana, pemerintah desa, serta para relawan.
Baca Juga:Sumedang Masuk Daftar 336 Daerah Darurat Sampah di Indonesia, DLHK Akui Pengelolaan Belum OptimalMinim PJU, Jalur Wado–Sumedang di Situraja Gelap Gulita
“Pohon yang menghalangi jalan sudah berhasil dievakuasi dan saat ini akses jalan di Cadaspangeran sudah bisa dilalui kembali dari kedua arah,” kata Bambang.
BPBD Sumedang juga merekomendasikan agar dilakukan pengecekan lebih lanjut di lokasi kejadian guna memastikan keamanan lingkungan sekitar.
Selain itu, pengecekan terhadap pohon-pohon yang berpotensi tumbang di sepanjang jalur Cadaspangeran dinilai penting untuk mencegah kejadian serupa terulang.
BPBD juga mengimbau masyarakat untuk meningkatkan kewaspadaan, terutama saat terjadi cuaca ekstrem yang disertai angin kencang.(red)
