SUMEDANG EKSPRES, SITURAJA – Warga mengeluhkan minimnya penerangan jalan umum (PJU) di jalur Wado–Sumedang, tepatnya di wilayah Sukatali hingga Cipadung, Kecamatan Situraja, Kabupaten Sumedang.
Meski kondisi jalan sudah beraspal mulus, kurangnya lampu penerangan membuat ruas jalan tersebut gelap saat malam hari dan dinilai membahayakan para pengguna jalan.
Warga menyebut kondisi tersebut sudah berlangsung hampir satu bulan tanpa adanya penanganan berarti. Saat malam tiba, sebagian besar ruas jalan berubah menjadi gelap, terutama di area yang berada di sekitar perkebunan warga.
Baca Juga:Sudah Lama Rusak, Jalan Desa Cigintung Sumedang Tak Kunjung DiperbaikiSumedang Darurat Sampah, Data SIPSN 2025: 179 Ribu Ton Diproduksi, 90 Persen Belum Tertangani
Salah seorang warga, Anas, mengatakan kondisi tersebut cukup mengganggu aktivitas masyarakat yang sering melintas pada malam hari.
Menurutnya, di wilayah Sukatali banyak lampu jalan yang mati, sementara di daerah Cipadung hanya beberapa titik saja yang masih memiliki penerangan, terutama di sekitar jembatan.
“Sekarang banyak lampu yang mati, ada juga yang sebenarnya menyala tapi tertutup ranting pohon. Jadi walaupun dekat pemukiman, kalau di dekat kebun tetap gelap,” ujarnya kepada Sumeks, Selasa (10/3).
Ia menambahkan, minimnya penerangan juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas. Pasalnya, jalur tersebut memiliki sejumlah tikungan tajam yang cukup berbahaya jika dilalui tanpa penerangan yang memadai.
“Kalau gelap sangat berbahaya meskipun jalannya mulus. Karena minimnya PJU, tikungan-tikungan tajam itu dikhawatirkan bisa memicu kecelakaan,” katanya.
Anas berharap pemerintah segera mengambil langkah konkret dengan menambah titik penerangan, terutama di area tikungan tajam yang dinilai rawan.
Selain itu, ia juga menilai perlu adanya pengecekan rutin agar lampu jalan yang sudah terpasang tidak dibiarkan mati dalam waktu lama.
Baca Juga:Integritas vs CoIKEBAB 2026 Resmi Ditutup, Sampai Jumpa di Ramadan Berikutnya
“Masyarakat dan pengguna jalan, terutama yang pulang kerja malam, adalah pihak yang paling dirugikan. Saya harap ada pengecekan rutin, jangan sampai lampu tertutup ranting apalagi dibiarkan padam saat arus mudik nanti,” tutupnya.(red)
