Pria Berteriak di Pinggir Tol Palikanci Diamankan Polisi, Respons Cepat Cegah Bahaya di Jalur Mudik

Tol Palikanci
Seorang pria berteriak di pinggir Tol Palikanci diamankan polisi. Respons cepat petugas cegah potensi kecelakaan di jalur mudik Cirebon.
0 Komentar

CIREBON KOTA – Di tengah padatnya arus kendaraan jalur mudik, sebuah kejadian tak biasa terjadi di Tol Palikanci KM 208 B. Seorang pria ditemukan berteriak di pinggir jalan tol pada Rabu malam (18/3/2026), memicu kekhawatiran pengguna jalan hingga akhirnya diamankan polisi untuk mencegah risiko kecelakaan.

Peristiwa tersebut terjadi sekitar pukul 23.00 WIB. Sejumlah pengguna jalan yang melintas melaporkan keberadaan seorang pria di pinggir tol yang berteriak dan berperilaku tidak biasa.

Kondisi itu dinilai berbahaya karena dapat mengganggu konsentrasi pengendara, terlebih di jalur tol yang dikenal memiliki kecepatan tinggi.

Baca Juga:Nyaris Sentuh Jalan, Kabel PLN Bertegangan Tinggi di Cimanggung Picu Kekhawatiran, Warga: Jangan Tunggu KorbanUbi Cilembu Masuk Kampus, Polres Sumedang Gandeng Ikopin University Garap 2 Hektare

Menindaklanjuti laporan tersebut, petugas dari Pos Yan Rest Area 208 B langsung bergerak cepat menuju lokasi.

Kapolsek Mundu, Didi Sumardi, menjelaskan bahwa langkah cepat dilakukan untuk menghindari potensi kecelakaan lalu lintas.

“Petugas segera mendatangi lokasi dan mengamankan yang bersangkutan agar tidak membahayakan pengguna jalan,” ujarnya.

Pria tersebut diketahui bernama Toha (41), warga Pasar Weru, Kecamatan Plered, Kabupaten Cirebon.

Saat ditemukan, kondisinya disebut tidak stabil dan diduga mengalami gangguan kejiwaan, sehingga berisiko membahayakan dirinya sendiri maupun orang lain.

Petugas kemudian mengevakuasi Toha ke Pos Yan Rest Area 208 B untuk mendapatkan penanganan awal.

Setelah diamankan, aparat langsung berkoordinasi dengan sejumlah pihak terkait, termasuk pengelola jalan tol dan tenaga medis.

Baca Juga:Halte di Pusat Kota Rusak dan Kotor, Warga Sumedang Minta Perhatian PemerintahSE Bupati Sumedang 60/2025 Diabaikan ASN, Sopir Angkot Keluhkan Jumat Ngangkot Tak Efektif

Langkah ini dilakukan untuk memastikan penanganan yang tepat terhadap kondisi pria tersebut sekaligus menjaga keselamatan pengguna jalan lainnya.

Selanjutnya, Toha diserahkan kepada pihak pengelola tol dan tim medis untuk mendapatkan perawatan lebih lanjut di rumah sakit.

Ia kemudian dirujuk ke RS Arjawinangun guna penanganan medis lanjutan.

Peristiwa ini terjadi di tengah meningkatnya volume kendaraan selama periode mudik dalam rangka Operasi Ketupat Lodaya 2026.

Jalur Tol Palikanci sendiri menjadi salah satu titik vital yang dilalui pemudik, sehingga setiap potensi gangguan sekecil apa pun harus segera ditangani.

Langkah cepat petugas dinilai krusial dalam mencegah risiko kecelakaan yang bisa terjadi sewaktu-waktu.

Sementara itu, Kasi Humas Polres Cirebon Kota, M. Aris Hermanto, mengimbau masyarakat untuk aktif melaporkan jika menemukan situasi yang berpotensi membahayakan di jalan.

0 Komentar