Kini perhatian mulai datang. Harapan pun perlahan tumbuh.
Bagi Ikhsan, harapannya tidak muluk. Dagangannya laris. Keluarganya terbantu. Dan suatu hari, ia bisa kembali mengenakan seragam sekolah, duduk di kelas, dan melanjutkan mimpi yang sempat tertunda.(kos)
