Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Bupati: Tanggung Jawab Semua

Tekan Angka Kematian Ibu dan Bayi, Bupat i: Tanggung Jawab Semua
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, upaya penurunan angka kematian ibu dan balita, merupakan program strategis pemerintah, yang berdampak besar bagi masa depan daerah.
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir mengatakan, upaya penurunan angka kematian ibu dan balita, merupakan program strategis pemerintah, yang berdampak besar bagi masa depan daerah.

“Saya menyambut baik kegiatan yang sangat bermanfaat ini. Ini adalah upaya mulia untuk menjaga keselamatan ibu dan anak sebagai generasi penerus,” ujar bupati di sela-sela acara pertemuan penggerakan oy penurunan kematian ibu dan bayi di Kabupaten Sumedang tahun 2026 di Gedung Negara Kabupaten Sumedang, Kamis (30/4).

Dikatakan, seluruh pihak khususnya tenaga kesehatan dan pemangku kepentingan, harus menjalankan tugas dengan penuh tanggung jawab serta dilandasi niat pengabdian kepada masyarakat.

Baca Juga:Lifestyle Masa Depan Hijau, PLN Sumedang Ajak Masyarakat Adopsi Electrifying LifestyleBerakhirnya Petualangan TNI Gadungan

“Apapun yang kita lakukan harus dilandasi niat ibadah. Dengan begitu, apa yang kita kerjakan akan menjadi amal kebaikan dan membawa keberkahan,” tutur Dony.

Bahkan Dony juga menggariebawahi pentingnya kolaborasi lintas sektor, dalam menekan angka kematian ibu dan balita di Kabupaten Sumedang.

Menurutnya, persoalan tersebut bukan hanya menjadi tanggung jawab pemerintah, melainkan tanggung jawab bersama.

“Kita semua harus menjadi bagian dari solusi. Ini adalah gerakan bersama demi masa depan yang lebih baik,” imbuhnya.

Dibtempat sama, Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Sumedang Dikdik Sadikin menjelaskan, kegiatan tersebut merupakan bagian dari penguatan gerakan penurunan angka kematian ibu dan bayi di daerah.

Menurutnya, pembangunan kesehatan menjadi bagian integral dari pembangunan nasional yang bertujuan meningkatkan kesadaran dan kemampuan masyarakat untuk hidup sehat.

Salah satu indikator utama dalam pembangunan kesehatan adalah angka kematian ibu dan balita.

“Penurunan angka kematian ibu dan bayi menjadi prioritas.

Baca Juga:Rekrutmen SMKN Satu Sumedang Bersama PT Komatsu Indonesia Terus Berjalan, Perkuat Kelas Industri PengelasanSimak Tips untuk Menjaga Tanah agar Tidak Diserobot Orang Lain

Dalam beberapa waktu terakhir, tren angka kematian ibu di Kabupaten Sumedang menunjukkan penurunan,” ungkap Dikdik.

Melalui kegiatan tersebut, diharapkan komitmen lintas sektor semakin kuat dalam meningkatkan kualitas layanan kesehatan ibu dan anak di Kabupaten Sumedang. (red)

0 Komentar