SUMEDANGEKSPRES — Sebanyak 26 karyawan dan karyawati Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang mengikuti tes tulis sebagai bagian dari proses seleksi promosi jabatan struktural.
Kegiatan ini merupakan langkah strategis perusahaan dalam memperkuat tata kelola organisasi sekaligus mengisi sejumlah posisi yang kosong akibat pejabat sebelumnya memasuki masa purna tugas.
Direktur Perumda Tirta Medal Sumedang, Hj. Imas Permasih, M.Si, mengatakan, tahapan tes tulis merupakan lanjutan dari proses seleksi yang telah dilakukan secara ketat dan berjenjang.
Baca Juga:Kabupaten Sumedang Menjadi Titik Awal Digelarnya Kirab Budaya Tatar SundaKDM: Kirab Mahkota Binokasih Simbol Perjalanan Panjang Peradaban Sunda
“Peserta yang mengikuti tes hari ini merupakan pegawai terpilih yang telah lolos seleksi administrasi dan tes bebas narkoba (P4GN). Kami ingin memastikan bahwa calon pejabat struktural memiliki kompetensi, integritas, serta kesiapan mental yang baik,” ujar direktur di kantornya, Senin (4/5).
Menurut Imas, pengisian jabatan struktural tersebut penting untuk menjaga kesinambungan operasional Perusahaan, agar tetap berjalan optimal tanpa hambatan, terutama setelah sejumlah pejabat memasuki masa pensiun.
Dalam pelaksanaannya, materi tes disusun secara komprehensif, guna mengukur berbagai aspek kemampuan peserta.
“Materi yang diujikan meliputi wawasan kebangsaan dan psikotes, tes kejiwaan, aspek teknis terkait pengelolaan air minum, hingga kemampuan manajerial seperti keuangan, sumber daya manusia (SDM) dan pemahaman regulasi. Selain itu, peserta juga diuji dalam aspek pelayanan prima sebagai bagian dari upaya peningkatan kualitas layanan kepada Masyarakat,” beber Imas.
Lebih jauh Imas menegaskan, meskipun terdapat kekosongan jabatan, namun pihaknya tidak akan membuka rekrutmen pegawai baru. Manajemen memilih untuk mengoptimalkan sumber daya manusia yang sudah ada melalui penempatan yang tepat sesuai kompetensi.
“Kami menerapkan prinsip ‘the right man on the right place’. Ini adalah bagian dari strategi efisiensi sekaligus upaya memaksimalkan potensi internal yang kami miliki,” jelas Imas.
Dia berharap, melalui proses seleksi, akan lahir pejabat struktural yang profesional, inovatif, dan mampu memberikan kontribusi nyata bagi kemajuan perusahaan.
Baca Juga:Gedung Muslimat NU, Langkah Awal Penguatan Peran Organisasi Perempuan dalam PembangunanPresiden Prabowo: Hilirisasi Harus Berbasis Teknologi Terbaik, Utamakan Manfaat untuk Rakyat
“Kami ingin menghasilkan pemimpin yang tidak hanya cakap secara teknis, tetapi juga memiliki integritas tinggi dan orientasi pelayanan kepada masyarakat,” pungkasnya. (red)
