Di sisi lain, Pemkab Sumedang juga memastikan rantai pasok pangan untuk kebutuhan SPPG berasal dari komoditas lokal yang didistribusikan melalui Koperasi Desa/Kelurahan Merah Putih (KDKMP) sebagai offtaker.
Bupati Dony menegaskan percepatan pembangunan SPPG harus terus dilakukan agar seluruh masyarakat segera menerima manfaat program MBG. “Saya ingin dipercepat agar semua masyarakat segera menerima manfaat,” katanya.
Saat ini, program MBG sendiri memberikan dampak ekonomi di Kabupaten Sumedang. Peredaran uang dari program tersebut mencapai Rp149,92 miliar setiap bulan dan dari 148 SPPG yang telah beroperasi telah menyerap sekitar 7.400 tenaga kerja.
