SUMEDANGEKSPRES – Sekretaris Daerah Kabupaten Sumedang Tuti Ruswati membuka kegiatan Sosialisasi dan Bimbingan Teknis/ToT Agen Digitalisasi Bansos di Kabupaten Sumedang, yang dilaksanakan di Aula Tampomas Setda, Selasa (26/5).
Kegiatan tersebut diikuti oleh 187 orang terdiri dari ASN PPPK PKH 121 orang, ASN PPPK TKSK 8 orang, Fasilitator Puskesos 26 orang, Penyuluh pertanian 6 orang, dan ASN PPPK PW Kecamatan 26 orang.
Dalam sambutannya Tuti mengatakan bahwa Kabupaten Sumedang termasuk dalam wilayah II bersama Kabupaten Palembang, Kabupaten Ogan Ilir, Kabupaten Bogor dan Kabupaten Ciamis dalam pelaksanaan perluasan piloting digitalisasi bansos berbasis DPI (digital public infrastructure).
Baca Juga:Turun Langsung ke Kandang, Pastikan Hewan Kurban Sehat dan AmanLebih Dari 300 Siswa Berebut Porsi, Hanya 54 Calon Paskibraka Sumedang Lolos Seleksi
“Bansos tepat saran dapat memberikan penghematan anggaran negara serta pengentasan kemiskinan menjadi lebih tepat, adapun reformasi data yang dapat dilakukan melalui sensus ekonomi dan pemutakhiran DTSEN dengan cara dilakukan digitalisasi Bansos (digitalisasi pendaftaran/pensasaran dan digitalisasi penyaluran),” ujarnya.
Program tersebut menurut Tuti, termasuk dalam transformasi digital di dalam sistem pemerintahan yang bertujuan untuk mempermudah pelayanan publik kepada masyarakat. Masyarakat dapat mendaftar secara mandiri dengan menggunakan autentikasi di portal Perlinsos melalui digital ID atau biometrik.
“Bagi masyarakat yang layak namun terhalang keterbatasan contohnya tidak memiliki gadget, lansia, disabilitas, dan lainnya, akan dibantu oleh pendamping yang disebut sebagai agen. Dengan memanfaatkan sistem ini, pengajuan Bansos disederhanakan menjadi tiga tahap, pertama tahap registrasi dan pengusulan, kedua verval dan penetapan, ketiga penyaluran bantuan sosial,” terangnya.
Tuti menyebutkan beberapa tahapan dari perluasan piloting digitalisasi bansos berbasis DPI (digital public infrastructure) di Kabupaten Sumedang sudah dilaksanakan, salah satunya melalui Pembentukan Tim Koordinasi Digitalisasi Perlindungan Sosial Kabupaten Sumedang dengan SK Bupati Nomor 400/KEP.224-HUK/2026 tanggal 26 Maret 2026.
“Saya berharap kegiatan Bimtek/ToT ini dapat memberikan kemanfaatan bagi kemajuan pemerintahan dan pembangunan di Kabupaten Sumedang dan yang paling utama adalah terwujudnya masyarakat yang lebih adil dan sejahtera dicirikan dengan Bantuan Sosial yang lebih tepat sasaran sesuai dengan Sumedang Membumi kadeuleu, karampa, karasa,” pungkasnya. (red)
