SUMEDANGEKPRES – Suasana haru bercampur bangga menyelimuti halaman SMKN 1 Sumedang saat ratusan siswa kelas XII resmi dilepas pada akhir tahun ajaran 2025–2026.
Di tengah tepuk tangan orang tua dan guru, para siswa menutup perjalanan tiga tahun mereka di bangku sekolah kejuruan dengan berbagai harapan tentang masa depan.
Tahun ini, SMKN 1 Sumedang meluluskan sebanyak 668 siswa yang berasal dari 20 rombongan belajar dengan sembilan konsentrasi keahlian.
Baca Juga:SPMB di SMK Informatika Sumedang Sudah BerjalanSerahkan Hewan Kurban ke Ponpes Darunnajah, Menteri Nusron: Iduladha Jadi Momentum Mempererat Kebersamaan
Kepala SMKN 1 Sumedang, Yuyun Syarifuddin, melalui Wakil Kepala Sekolah Bidang Kesiswaan, Adi Kurniawan, mengatakan para lulusan berasal dari berbagai jurusan keahlian yang selama ini menjadi unggulan sekolah.
“Adapun sembilan konsentrasi keahlian tersebut meliputi Desain Pemodelan dan Informasi Bangunan, Teknik Instalasi Tenaga Listrik, Teknik Elektronika Industri, Teknik Komputer dan Jaringan, Rekayasa Perangkat Lunak, pengelasan, permesinan, Teknik Kendaraan Ringan, serta seni kerawitan,” kata Adi.
Selain meluluskan ratusan siswa, sekolah juga mencatat sejumlah capaian akademik para lulusan. Sebanyak 12 siswa diterima di perguruan tinggi negeri melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes atau SNBT. Sebelumnya, tujuh siswa juga telah lolos melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi atau SNBP.
Tak sedikit pula lulusan yang langsung diterima bekerja di dunia industri. Beberapa siswa diketahui telah diterima bekerja di perusahaan seperti PT Komatsu, sementara lainnya memilih melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta.
“Selain itu, ada juga lulusan yang sudah diterima bekerja di PT Komatsu serta melanjutkan pendidikan ke perguruan tinggi swasta lainnya,” ujarnya.
Untuk tahun ajaran 2026–2027, SMKN 1 Sumedang akan membuka 18 rombongan belajar sesuai regulasi dari Dinas Pendidikan. Jumlah tersebut berkurang dua kelas dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 20 rombel.
Menurut Adi, pembagian kuota dilakukan berdasarkan hasil analisis kebutuhan dan daya tampung sekolah di masing-masing jurusan.
Baca Juga:Sholat Idul Adha di Desa TanjungmekarSambangi Sulbar, Wamen Ossy Imbau GTRA Jadi Kunci Penyelesaian Konflik Pertanahan di Daerah
“Untuk DPIB tiga rombel, jurusan lainnya masing-masing dua rombel, dan seni kerawitan satu rombel,” katanya.
Pihak sekolah berharap para lulusan mampu bersaing di dunia kerja maupun pendidikan lanjutan dengan bekal keterampilan yang telah diperoleh selama belajar di SMKN 1 Sumedang.
