SUMEDANGEKSPRES – Masa purnatugas bukanlah akhir dari pengabdian. ASN purnatugas dapat terus berkontribusi bagi Kabupaten Sumedang, salah satunya melalui organisasi Persatuan Wredatama Republik Indonesia (PWRI).
“Untuk PNS yang telah purnatugas, apa selanjutnya? Yaitu terus mengabdi dan berkarya bagi Kabupaten Sumedang. Salah satunya bisa dengan cara menghidupkan PWRI yang punya program Sekolah Lansia,” kata Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir, saat melepas Kepala Dinas Komunikasi dan Informatika, Persandian dan Statistik Sonson Mukhamad Nurikhsan, serta Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik Asep Tatang Sujana, di Kantor Pusat Pemerintahan Sumedang, Minggu (31/5).
PWRI sendiri memiliki program unggulan bernama Sekolah Lansia “Lingga”, sebuah wadah yang memberikan ruang bagi para purnatugas untuk terus beraktivitas secara positif. Program tersebut bermanfaat bagi kesehatan fisik maupun mental para pensiunan.
Baca Juga:Bupati Dony Apresiasi Dedikasi Para Pengajar dalam Mencetak Generasi BerakhlakBupati Dony Ajak Santri Al-Buruuj Terus Belajar dan Membuka Wawasan
“Di Sekolah Lansia bisa membantu agar otak kita terus beraktivitas sehingga tetap memiliki banyak referensi untuk terus berpikir, tidak mudah stres, dan menjaga dari demensia,” katanya.
Bupati Dony menyampaikan apresiasi kepada dua kepala dinas yang telah purnatugas atas kontribusi kedua pejabat tersebut selama mengabdi di lingkungan Pemerintah Kabupaten Sumedang.
“Terima kasih atas pengorbanan, pengabdian, dan dedikasi Pak Sonson dan Pak Asep Tatang dalam menyelenggarakan pemerintahan, melayani masyarakat, dan melaksanakan pembangunan di Kabupaten Sumedang,” ujarnya
Setiap kebijakan yang yang telah diputuskan, saran, dan masukan yang diberikan selama menjadi ASN merupakan bagian dari upaya menjadikan Sumedang maju, masyarakatnya aman, dan kehidupannya damai.
“PNS sudah selesai, tapi di depan mata kita banyak cara untuk berbakti, untuk berjuang, untuk bekerja, untuk mengabdi,” katanya. (red)
