SUMEDANGEKSPRES – Bupati Sumedang H. Dony Ahmad Munir mengajak para santri Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Buruuj untuk terus meningkatkan kualitas diri melalui semangat belajar yang berkelanjutan serta memperluas wawasan tanpa meninggalkan tradisi keilmuan pesantren.
Pesan tersebut disampaikan Bupati Dony saat menghadiri Reuni Alumni Pondok Pesantren Mahasiswa Al-Buruuj di Pondok Pesantren Al-Buruuj, Minggu (31/5/2026).
Di hadapan para pengasuh, ustaz, ustazah, alumni dan santri, Dony menegaskan bahwa menuntut ilmu di pesantren memiliki nilai lebih karena para santri belajar langsung dari guru yang memiliki sanad keilmuan yang jelas.
Baca Juga:Lewat LinkUMKM BRI, Zdrink Kembangkan Minuman Cokelat Instan Berbahan Kakao Khas LampungKisah BRILink Agen John, Dorong Perekonomian Masyarakat Perbatasan RI – Papua Nugini
Menurutnya, perkembangan teknologi seperti internet, media sosial hingga kecerdasan buatan (AI) dapat dimanfaatkan sebagai sarana menambah wawasan. Namun demikian, proses belajar yang dibimbing langsung oleh para guru tetap menjadi fondasi utama dalam menuntut ilmu agama.
“Silakan mencari tambahan pengetahuan dari Google, YouTube atau AI. Namun ilmu yang dipelajari harus tetap memiliki sanad yang jelas dan dipelajari dari guru yang kompeten. Itulah yang menjadi kekuatan pendidikan pesantren,” ujarnya.
Bupati Dony mengatakan, bahwa keberadaan guru bukan hanya menyampaikan ilmu pengetahuan, tetapi juga memberikan keteladanan, nilai-nilai kehidupan serta keberkahan dalam proses belajar.
“Ketika belajar bersama guru dalam sebuah majelis ilmu, ada nilai-nilai yang tidak bisa didapatkan hanya dari belajar sendiri. Ada bimbingan, ada keteladanan dan ada keberkahan yang menyertai proses belajar tersebut,” katanya.
Kepada para santri, Bupati juga berpesan agar tidak cepat merasa puas dengan kemampuan yang dimiliki saat ini. Ia mendorong para santri untuk terus melakukan perbaikan diri dari waktu ke waktu.
“Di dalam kehidupan ini harus ada continuous improvement atau perbaikan yang terus-menerus. Hari ini harus lebih baik dari kemarin dan esok harus lebih baik dari hari ini,” tegasnya.
Menurutnya, salah satu cara untuk meningkatkan kualitas diri adalah dengan membuka wawasan melalui berbagai sumber inspirasi dan motivasi, baik dari guru, buku maupun berbagai kegiatan yang dapat memperluas cara pandang.
Baca Juga:Perempuan Ini Sukses Kembangkan Usaha Rumahan hingga Jadi Andalan Transaksi Warga melalui BRILink AgenPerluas Akses Transaksi Valas, BRI Operasikan Money Changer di Lokasi Strategis
Ia menjelaskan, kebiasaan membaca dan mengikuti kegiatan positif seperti pengajian, seminar, workshop maupun pelatihan akan membantu seseorang memiliki pola pikir yang lebih terbuka.
