Juara Piala Suratin U-17 Sumedang Tak Terima Piala, Askab PSSI: Anggaran Dialihkan ke Provinsi

Tim SSB Japar Sidik
TANPA TROFI: Tim SSB Japar Sidik berfoto bersama usai menjuarai Piala Suratin U-17 Kabupaten Sumedang.(istimewa)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES – Euforia keberhasilan menjuarai Piala Suratin U-17 Kabupaten Sumedang berubah menjadi kekecewaan. Tim juara mengaku pulang tanpa membawa trofi maupun uang pembinaan, padahal telah melewati seluruh rangkaian pertandingan hingga menjadi kampiun kompetisi sepak bola usia muda tersebut.

Kondisi itu memunculkan pertanyaan mengenai bentuk apresiasi penyelenggara terhadap tim terbaik yang akan mewakili Kabupaten Sumedang pada putaran tingkat Provinsi Jawa Barat.

Perwakilan tim juara dari SSB Japar Sidik mengaku kecewa lantaran sejak awal telah memenuhi kewajiban membayar biaya pendaftaran, namun setelah kompetisi berakhir tidak memperoleh piala maupun uang pembinaan.

Baca Juga:Kompak Kenakan Baju Pink, Ibu-Ibu Dania Semarakkan Senam Agustusan di CikalongBiru Araseli MTsS Persis Sumedang Raih Juara 3 Lomba Resensi Buku Disarpus, Literasi Pelajar Kian Menguat

“Kami merasa dirugikan. Dari awal kami sudah membayar uang pendaftaran dan berjuang hingga menjadi juara. Namun setelah kompetisi selesai, kami tidak menerima piala maupun uang pembinaan. Sebagai juara tentu kami berharap ada bentuk apresiasi atas perjuangan para pemain,” ujarnya kepada Sumeks, Jumat (31/7).

Perwakilan tim yang meminta identitasnya tidak dipublikasikan itu menilai trofi bukan sekadar hadiah, melainkan simbol penghargaan atas perjuangan para pemain selama mengikuti kompetisi.

“Piala itu menjadi bukti dan kebanggaan bagi pemain. Anak-anak sudah berjuang sejak awal turnamen sehingga mereka pantas mendapatkan penghargaan yang layak,” katanya.

Menurutnya, persoalan tersebut diharapkan menjadi perhatian penyelenggara agar tidak kembali terjadi pada pelaksanaan Piala Suratin di masa mendatang.

Menanggapi keluhan tersebut, Askab PSSI Sumedang menjelaskan bahwa anggaran yang tersedia diprioritaskan untuk membiayai keberangkatan dan persiapan tim juara menuju putaran tingkat Provinsi Jawa Barat.

Perwakilan Askab PSSI Sumedang mengatakan keputusan itu diambil agar wakil Kabupaten Sumedang dapat mengikuti kompetisi tingkat provinsi tanpa terkendala pembiayaan.

“Hadiah yang seharusnya diberikan kami alihkan untuk pembiayaan tim yang akan bertanding di tingkat Provinsi Jawa Barat. Prioritas kami adalah memastikan wakil Sumedang dapat mengikuti kompetisi berikutnya dengan baik,” jelasnya, Sabtu (1/8).

Baca Juga:Debu Tambang Dikeluhkan, Camat Cimalaka Ultimatum Pengusaha GalianJadi Pajangan, Lampu Lalu Lintas di Simpang Pajaji Tak Berfungsi

Meski demikian, Askab mengakui masukan dari peserta akan menjadi bahan evaluasi untuk penyelenggaraan Piala Suratin pada tahun-tahun berikutnya.

Menurut Askab, evaluasi diperlukan agar kualitas penyelenggaraan kompetisi semakin baik, termasuk dalam aspek penghargaan kepada para peserta yang berhasil meraih prestasi.(azr)

0 Komentar