Pada kegiatan tersebut, BPJS Kesehatan juga menghadirkan layanan BPJS Keliling guna mempermudah akses layanan administrasi bagi masyarakat secara langsung. Kehadiran layanan BPJS Keliling ini merupakan bagian dari komitmen BPJS Kesehatan dalam mendekatkan pelayanan kepada peserta Program JKN agar semakin mudah dan cepat.
“BPJS Kesehatan mengapresiasi Masoem University atas terselenggaranya kegiatan ini serta dukungan berbagai pihak. Ke depan, BPJS Kesehatan akan terus mendorong penguatan ekosistem JKN melalui inovasi layanan dan pendekatan promotif preventif guna mewujudkan masyarakat Indonesia yang lebih sehat, produktif, dan berdaya saing,” tutur Ropik.
Pada kesempatan yang sama, Ketua Yayasan Al Masoem, Ceppy Nasahi Masoem, menyampaikan bahwa kegiatan ini merupakan wujud nyata sinergi dan kolaborasi antara Masoem University, BPJS Kesehatan, serta berbagai stakeholder dalam mendukung pembangunan sumber daya manusia yang berkualitas dan berdaya saing. Menurutnya, investasi pada sumber daya manusia tidak hanya dilakukan melalui pendidikan, tetapi juga melalui penguatan kesehatan masyarakat sebagai fondasi utama untuk menciptakan generasi yang sehat, produktif, dan siap menghadapi tantangan masa depan.
Baca Juga:Kuasa Hukum Yayasan Nurul Huda Conggeang Desak BGN Periksa 7 Kepala SPPGPerkuat Daya Saing Industri Wellness dan Beauty Nasional Mendunia, BRI Dukung BWB Expo 2026 di Bali
“Olahraga merupakan salah satu sarana penting untuk menjaga kesehatan fisik dan mental masyarakat. Melalui kegiatan seperti ini, masyarakat didorong untuk membiasakan pola hidup sehat yang pada akhirnya dapat meningkatkan produktivitas serta kualitas hidup,” tegas Ceppy.Ceppy juga berharap kegiatan serupa dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bagian dari gerakan bersama dalam menciptakan masyarakat yang tidak hanya maju secara pendidikan, tetapi juga kualitas kesehatan masyarakatnya.
“Pada akhirnya, kualitas suatu bangsa ditentukan oleh kualitas manusianya. Karena itu, membangun masyarakat yang sehat merupakan langkah strategis untuk menciptakan sumber daya manusia yang unggul, produktif, dan mampu membawa Indonesia menuju masa depan yang lebih baik,” tutup Ceppy. (red)
