Yayasan Nurul Huda Ungkap Kronologis Dugaan Peretasan Akun Maker dan Desak BGN Lakukan Audit

Yayasan Nurul Huda Ungkap Dugaan Peretasan Akun Maker, Desak BGN Audit Aliran Dana
Yayasan Nurul Huda Ungkap Dugaan Peretasan Akun Maker, Desak BGN Audit Aliran Dana
0 Komentar

Eka juga menyoroti persoalan akses terhadap aplikasi Sistem Monitoring Operasional (SMO).

Menurutnya, yayasan berulang kali meminta username dan password untuk mengakses data keuangan serta informasi operasional SPPG, namun hingga kini permintaan tersebut belum dipenuhi.

Padahal, kata dia, Wakil Kepala BGN telah menginstruksikan agar mitra yayasan diberikan akses terhadap aplikasi tersebut.

Baca Juga:Peringati Hari Lingkungan Hidup Sedunia 2026, Pertamina Tanam Pohon dan Perkuat Inovasi Pengelolaan SampahTingkatkan Kapasitas Usaha dan Dorong Naik Kelas, Pengguna LinkUMKM BRI Tembus 16,46 Juta

“Permintaan resmi sudah kami sampaikan, namun tidak pernah diberikan. Kondisi ini semakin memperkuat dugaan kami bahwa ada pihak-pihak yang berupaya menghalangi yayasan memperoleh informasi terkait pengelolaan dana,” katanya.

Yayasan Nurul Huda Conggeang meminta BGN segera melakukan audit menyeluruh terhadap aliran dana yang keluar dari rekening virtual yayasan sejak 13 dan 15 April 2026 hingga saat ini.

“Melalui audit tersebut akan diketahui ke mana aliran dana bergerak dan siapa saja pihak yang menerima manfaat dari dana yang berasal dari rekening virtual milik Yayasan Nurul Huda Conggeang,” pungkas Eka.

Hingga berita ini diturunkan, belum ada keterangan resmi dari pihak BGN maupun tujuh kepala SPPG yang disebutkan terkait tudingan dan dugaan yang disampaikan Yayasan Nurul Huda Conggeang. (red)

0 Komentar