SUMEDANGEKSPRES – Rangkaian peringatan Satu Dekade Komunitas Asep-Asep (KAA) Kabupaten Sumedang resmi ditutup dengan tablig akbar yang berlangsung khidmat di Sekretariat DPD KAA Sumedang, Minggu (19/7) malam.
Puncak acara tersebut menghadirkan dua ulama kondang, yakni Prof. Dr. (HC.) KHM Muhyiddin Abdul Qodir Al Manafi, MA dan KH Asep Mahbub, yang menyampaikan tausiyah di hadapan ratusan jemaah.
Ketua DPD KAA Sumedang, Asep Dedi mengatakan, penutupan satu dekade KAA sengaja dikemas melalui tablig akbar, sebagai bentuk rasa syukur sekaligus upaya memperkuat syiar Islam di tengah masyarakat.
Baca Juga:Mulya Suryadi Siap Emban Amanah PPP, Bidik Estafet Kepemimpinan Sumedang pada Pilkada 2029Susun Strategi Lima Tahun, DPC PPP Targetkan 9 Kursi DPRD dan Menang Lagi di Pilkada
“Selain mensyiarkan nilai-nilai Islam dan mempererat ukhuwah, sekaligus mengucapkan rasa syukur atas perjalanan KAA yang telah menginjak usia 10 tahun,” ujar Asep Dedi.
Menurutnya, selama satu dekade KAA tidak hanya menjadi wadah silaturahmi bagi para anggotanya, tetapi juga terus berupaya menghadirkan berbagai kegiatan sosial, keagamaan dan kemasyarakatan yang memberikan manfaat bagi warga Sumedang.
“Usia 10 tahun menjadi momentum untuk memperkuat komitmen organisasi agar semakin aktif berkontribusi bagi masyarakat,” terangnya.
Asep meminta, semangat kebersamaan yang sudah terbangun selama ini harus terus dijaga.
“Kami ingin KAA semakin hadir di tengah masyarakat melalui kegiatan sosial, dakwah dan aksi kemanusiaan,” kata Asep.
Tablig akbar berlangsung penuh khidmat. Ratusan jemaah tampak memadati lokasi acara, untuk mengikuti tausiyah dari kedua ulama.
Selain menjadi penutup rangkaian peringatan satu dekade, kegiatan tersebut juga menjadi ajang mempererat silaturahmi antara anggota KAA, tokoh agama, tokoh masyarakat serta warga dari berbagai daerah di Kabupaten Sumedang.
Baca Juga:Satu Dekade KAA, Ketua DPD Sumedang Ajak Komunitas Terus Tebar Manfaat untuk MasyarakatGuru Al-Hikam Harus Jadi Teladan, KH Sa'dulloh: Jangan Hanya Mengajar Lalu Pulang Menunggu Gaji
“Dengan berakhirnya rangkaian peringatan satu dekade ini, KAA Sumedang berharap semangat kebersamaan, kepedulian sosial dan syiar Islam yang selama ini dibangun dapat terus berkembang serta memberikan manfaat yang lebih luas bagi masyarakat,” pungkasnya. (red)
