“Kalau hanya pemerintah yang bergerak tanpa dukungan orang tua, sekolah, dan masyarakat, persoalan ini akan terus terjadi,” kata Ineu.
Menurut dia, pendidikan mengenai penggunaan teknologi yang sehat perlu diberikan sejak usia dini. Langkah tersebut dinilai penting untuk membangun karakter anak sekaligus menyiapkan generasi yang mampu menghadapi tantangan masa depan.
Kepala SDN Jatihurip, Yati Sumiati, menyambut baik kegiatan tersebut. Ia menilai masih banyak orang tua yang belum memahami risiko penggunaan gawai secara berlebihan pada anak.
Baca Juga:Siapkan Generasi Berkarakter, Dispusipda Jabar Bekali Pelajar Literasi Keuangan dan BudayaTujuh SPPG di Sumedang Suspend, Distribusi Makan Bergizi Gratis Tetap Berjalan
Karena itu, edukasi yang melibatkan siswa dan orang tua secara bersamaan dinilai lebih efektif dalam membangun kesadaran mengenai pentingnya pendampingan penggunaan internet di rumah.
“Kegiatan seperti ini sangat bermanfaat karena banyak orang tua yang membutuhkan pemahaman mengenai bahaya konten digital bagi anak,” kata Yati.
Melalui kegiatan tersebut, KPID Jawa Barat berharap kesadaran masyarakat terhadap pentingnya literasi digital terus meningkat sehingga anak-anak dapat memanfaatkan teknologi secara positif tanpa terpapar konten yang berisiko terhadap tumbuh kembang mereka.(ahm)
