Diduga Aniaya Nasabah Perempuan, Dua Penagih Utang Nyaris Diamuk Massa

Diduga Aniaya Nasabah Perempuan, Dua Penagih Utang Nyaris Diamuk Massa
MENGAMANKAN: Warga berusaha mengamankan salah seorang terduga penagih utang saat terjadi keributan di kawasan Ragadiem, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Jumat (19/6/2026).(Erwin/Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Keributan yang melibatkan dua orang terduga penagih utang terjadi di wilayah RT 02 RW 07, Dusun Ragadiem, Kelurahan Kota Kulon, Kecamatan Sumedang Selatan, Kabupaten Sumedang, Jumat (19/6/2026).

Berdasarkan informasi yang dihimpun, insiden bermula saat dua orang penagih utang mendatangi nasabah untuk melakukan penagihan. Namun, proses penagihan diduga berlangsung dengan cara memaksa hingga berujung aksi kekerasan terhadap korban.

Peristiwa yang terjadi sekitar pukul 15.30 WIB tersebut memicu kemarahan warga setempat setelah diketahui korban yang diduga dipukul merupakan dua orang perempuan.

Baca Juga:Peduli Ketahanan Pangan, Polres Sumedang Gelar Lomba Pembasmian Hama Tikus

Salah seorang saksi, Irwan (37), warga Dusun Ragadiem, mengatakan korban sempat meminta waktu karena belum memiliki uang untuk membayar utang yang ditagihkan.

“Korban awalnya ditagih, tetapi bilang nanti dulu karena belum ada uang,” ujar Irwan kepada wartawan di lokasi kejadian.

Menurutnya, kedua penagih utang diduga tetap memaksa korban dan melakukan pemukulan. Warga yang mengetahui kejadian tersebut kemudian berusaha melerai sekaligus mengamankan para terduga pelaku.

Namun, situasi semakin memanas ketika kedua penagih utang disebut tidak kooperatif dan justru menantang warga yang berupaya menenangkan keadaan.

“Mereka maksa terus, malah mukul. Yang dipukul dua-duanya perempuan. Kita pisahkan dan mau diamankan, tetapi mereka malah nantangin warga,” katanya.

Akibatnya, emosi warga tidak terbendung dan kedua terduga pelaku nyaris menjadi sasaran amuk massa. Dari pantauan di lokasi, salah seorang penagih utang terlihat mengalami luka di bagian kepala hingga mengeluarkan darah.

Sejumlah warga yang geram berusaha menyerang kedua pria tersebut, namun aksi itu berhasil dicegah oleh pengurus RT bersama aparat TNI yang berada di lokasi.

Baca Juga:Penampilan Band Meriahkan Penutupan Kapolres Cup Sumedang 2026

Irwan menambahkan, sebelum keributan membesar, para terduga pelaku juga diduga terus memprovokasi warga dengan mengajak berkelahi.

“Kasihan korbannya ibu-ibu, bahkan dipukul menggunakan helm. Mereka nagihnya maksa. Sudah dilerai dan diamankan malah terus nantangin warga,” ujarnya.

Hingga berita ini ditulis, belum diperoleh keterangan resmi dari pihak kepolisian terkait identitas para terduga pelaku maupun tindak lanjut penanganan kasus tersebut.(win)

0 Komentar