HARGA bawang putih di Kabupaten Sumedang masih menunjukkan tren kenaikan dan telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) pemerintah. Selain bawang putih, ketimun ukuran sedang juga terdeteksi mengalami kenaikan harga yang masih berlanjut hingga akhir Juni 2026
Bawang putih menjadi komoditas yang paling mendapat perhatian. Berdasarkan data Sistem Informasi Perdagangan dan Perindustrian (Sindang) Dinas Koperasi, UKM, Perdagangan dan Perindustrian Kabupaten Sumedang, pada 8 Juni 2026 harga bawang putih terdeteksi naik 6,52 persen dari rata-rata harga mingguan Rp35.675 menjadi Rp38.000 per kilogram.
Kenaikan tersebut belum menunjukkan tanda-tanda mereda. Harga bawang putih saat ini tercatat Rp39.333 per kilogram atau lebih tinggi dibanding rata-rata mingguan sebesar Rp38.504 per kilogram. Angka itu juga telah melampaui Harga Eceran Tertinggi (HET) yang ditetapkan pemerintah sebesar Rp38.000 per kilogram.
Baca Juga:Memperbarui Data, Menata Bansos609 Warga Galudra Terima Bantuan Pangan
“Warning terdeteksi kenaikan signifikan pada tanggal 8 Juni 2026 sebanyak 6,52 persen dari rata-rata harga mingguan Rp35.675 menjadi Rp38.000. Kejadian ini masih berlanjut dan berpotensi mengalami kenaikan,” demikian keterangan dalam laporan Sindang yang dikutip Rabu (24/6).
Selain bawang putih, ketimun ukuran sedang juga masih berada dalam tren kenaikan. Pada 8 Juni lalu, harga komoditas tersebut naik 7,76 persen dari rata-rata mingguan Rp7.733 menjadi Rp8.333 per kilogram.
“Warning terdeteksi kenaikan signifikan pada tanggal 8 Juni 2026 sebanyak 7,76 persen dari rata-rata harga mingguan Rp7.733 menjadi Rp8.333. Kejadian ini masih berlanjut dan berpotensi mengalami kenaikan,” tulis laporan tersebut.
Sementara itu, sejumlah komoditas lain yang sebelumnya mengalami lonjakan harga mulai kembali bergerak normal. Cabai merah keriting misalnya, sempat mengalami kenaikan 7,84 persen pada 2 Juni, dari rata-rata mingguan Rp49.015 menjadi Rp52.857 per kilogram.
“Pada tanggal 2 Juni 2026 telah terjadi kenaikan signifikan harga 7,84 persen dari rata-rata harga mingguan Rp49.015 menjadi Rp52.857,” tulis laporan Sindang.
Namun, kenaikan tersebut hanya berlangsung selama empat hari. Setelah itu, harga cabai merah keriting kembali turun hingga berada di bawah rata-rata mingguan. Pola serupa juga terjadi pada cabai merah biasa dan cabai rawit merah domba yang hanya mengalami lonjakan sesaat sebelum kembali stabil.
Daging sapi murni turut mengalami kenaikan harga pada akhir Mei. Pada 27 Mei 2026, harga komoditas tersebut naik 7,96 persen dari rata-rata mingguan Rp136.628 menjadi Rp147.500 per kilogram.
