Lantik Dewan Hakim MTQ ke-49, BUPATI:  Harus Membumikan Nilai-nilai Al-Qur'an di Sumedang

Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melantik 45 orang Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur\'an (MTQ) ke-49 Tingkat
Bupati Sumedang Dony Ahmad Munir melantik 45 orang Dewan Hakim Musabaqah Tilawatil Qur\'an (MTQ) ke-49 Tingkat Kabupaten Sumedang Tahun 2026 di Pondok Pesantren Islam Internasional Asy-Syifaa wal Mahmuddiyyah, Kecamatan Pamulihan, Senin (6/7/2026).
0 Komentar

“Saya ingin kegiatan MTQ ini benar-benar dilaksanakan dengan menghadirkan hati kita, bukan sekadar menggugurkan kewajiban sebagai kegiatan rutin, tetapi memiliki makna, manfaat, dan dampak yang jelas bagi masyarakat,” tuturnya.

Kepada panitia penyelenggara, Bupati juga berpesan agar seluruh rangkaian kegiatan dikemas secara menarik, tertib, dan berkualitas sehingga mampu menumbuhkan minat generasi muda untuk mencintai Al-Qur’an dan berpartisipasi dalam MTQ pada masa mendatang.

“Saya yakin ketika MTQ dikemas dengan baik, akan tumbuh keinginan anak-anak kita untuk mengikuti MTQ. Dampaknya akan sangat luas, karena semakin banyak yang termotivasi belajar Al-Qur’an, menjadi qari dan qariah berprestasi, sekaligus memahami, mengamalkan, dan membumikan nilai-nilai Al-Qur’an dalam kehidupan sehari-hari,” ungkapnya.

Baca Juga:Pemkab Sumedang Salurkan Bantuan Keuangan Kepada Delapan Partai PolitikKemarau dan Jaringan Rusak, Picu Gangguan Distribusi Air Perumda Tirta Medal ke Pelanggan

Di akhir sambutannya, Bupati Dony menyatakan optimistis para dewan hakim mampu menjalankan amanah dengan integritas, kompetensi, dan pengalaman yang dimiliki.

Ia berharap hasil penilaian yang objektif akan melahirkan peserta-peserta terbaik yang mampu mengharumkan nama Kabupaten Sumedang di tingkat yang lebih tinggi.

“Saya meyakini dengan keilmuan, pengalaman, dan komitmen yang dimiliki para dewan hakim, MTQ ini akan menghasilkan qari, qariah, hafiz, hafizah, serta peserta terbaik yang layak menjadi duta Kabupaten Sumedang di tingkat provinsi maupun nasional,” pungkasnya. (red)

0 Komentar