“Pihak Kementerian Urusan Haji menjelaskan bahwa sosialisasi ini bertujuan, memastikan seluruh data calon jamaah benar-benar valid dan akurat.
“Verifikasi dilakukan untuk, mengantisipasi berbagai kemungkinan, seperti adanya calon jamaah yang meninggal dunia, mengundurkan diri, atau mengalami kendala lain yang dapat memengaruhi daftar keberangkatan,”terangnya.
Melalui kegiatan ini, Kementerian Urusan Haji berharap pelayanan kepada calon jemaah haji Tahun 2027 dapat berjalan lebih optimal sehingga seluruh proses persiapan hingga keberangkatan dapat terlaksana dengan baik.(kki)
