Selain memberikan pemahaman mengenai proses demokrasi desa, kegiatan ini juga menjadi sarana penguatan Enam Literasi Dasar. Mulai dari literasi baca tulis melalui pemahaman tahapan Pilkades, literasi numerasi dalam memahami jadwal dan urutan pelaksanaan, literasi digital untuk mendorong masyarakat mengakses informasi resmi sekaligus menangkal hoaks, hingga literasi budaya dan kewargaan yang menanamkan nilai partisipasi, tanggung jawab, serta semangat menjaga persatuan selama pesta demokrasi berlangsung.
Melalui penguatan literasi tersebut, masyarakat diharapkan semakin kritis, cerdas, dan bertanggung jawab dalam menyukseskan Pilkades Serentak 2026 di Kabupaten Sumedang.***
