KKN UNINUS Posko 45–46 Gelar Seminar Literasi, Pelatihan Jurnalistik dan Sadar Hukum untuk Cegah Kenakalan Rem

Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Posko 45–46 menggelar Seminar Literasi
Mahasiswa Kuliah Kerja Nyata (KKN) Universitas Islam Nusantara (UNINUS) Posko 45–46 menggelar Seminar Literasi, Pelatihan Jurnalistik dan Sadar Hukum Cegah Kenakalan Remaja, Senin (10/8/2026).
0 Komentar

Kasi Pemerintahan Desa Pamulihan, Bubun, dalam sambutannya menyampaikan dukungan dan apresiasi terhadap kegiatan yang digagas mahasiswa KKN UNINUS tersebut.

“Kegiatan ini relevan dengan kebutuhan pendidikan di era digital. Kami bangga kepada mahasiswa KKN karena menghadirkan seminar ini untuk remaja yang bergelut langsung dengan digitalisasi.”

Ia menilai literasi, kemampuan bermedia, serta pemahaman hukum menjadi bekal penting bagi generasi muda di tengah perkembangan teknologi dan media sosial yang semakin pesat.

Baca Juga:Hadapi Tahun 2027, Sumedang Fokus Pada 5 Hal iniOperasi Gabungan Gagalkan Upaya Penyelundupan 1,3 Ton Ketamine di Perairan Natuna

Sementara itu, Mudir Am PPI Sarongge, H. Muhamad Shogir, S.Psi., M.Pd., menyampaikan terima kasih dan apresiasi kepada mahasiswa KKN UNINUS yang telah memilih lembaga pendidikan PPI Sarongge sebagai tempat pelaksanaan kegiatan.

“Terima kasih dan apresiasi untuk kegiatan ini. Di era digitalisasi, literasi sangat penting, apalagi terkait sadar hukum atau taat hukum di era digital. Terima kasih mahasiswa KKN atas kesempatan dan kepercayaan mengadakan kegiatan di lembaga kami.”

H. Muhamad Shogir sekaligus secara resmi membuka kegiatan seminar tersebut.

Dalam pelaksanaannya, kegiatan tidak hanya diisi dengan penyampaian materi. Peserta juga diajak mempraktikkan langsung pembuatan tulisan jurnalistik setelah mendapatkan materi mengenai dasar-dasar jurnalistik dan penulisan berita.

Praktik tersebut menjadi bagian penting dari rangkaian kegiatan. Peserta diarahkan untuk mengolah informasi menjadi tulisan sehingga dapat memahami secara langsung proses dasar dalam menghasilkan sebuah karya jurnalistik.

Asep mengatakan metode tersebut merupakan bentuk nyata dari pelaksanaan program kerja KKN yang berorientasi pada pemberdayaan.

“Program kerja ini kami desain agar peserta tidak hanya duduk mendengarkan teori, tetapi juga melakukan praktik. Harapannya, ilmu yang diperoleh dapat langsung diterapkan dalam kehidupan sehari-hari, baik dalam membaca informasi, menggunakan media sosial, menulis, maupun memahami batasan hukum,” katanya.

Melalui kegiatan tersebut, mahasiswa KKN UNINUS Posko 45–46 berharap lahir generasi pelajar yang tidak hanya mampu mengakses informasi, tetapi juga mampu membaca secara kritis, menulis secara bertanggung jawab, memahami hukum, serta menggunakan media digital secara positif dan produktif. (red)

0 Komentar