SUMEDANGEKSPRES – Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang terus memantau pelaksanaan program revitalisasi sarana dan prasarana sekolah, yang mendapat bantuan pemerintah pusat.
Monitoring dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai rencana dan dapat segera dimanfaatkan bagi kegiatan belajar mengajar.
Kepala Seksi Sarana Prasarana (Sapras) Sekolah Dasar (SD) pada Dinas Pendidikan Kabupaten Sumedang, Enjang Supriadi mengatakan, monitoring dilakukan terhadap dua sekolah, yakni SDN Karapyak 1 Kecamatan Sumedang Utara dan SDN Cidempet yang berlokasi di Kecamatan Conggeang.
Baca Juga:Perbaikan Listrik Pompa Intake Cimande, Normalisasi Air Tak Bisa Seketika: Mohon Kesabaran Warga Mentanti Bukan Soal Pilih Kasih, Ini Fakta Hidrolika di Balik Air yang Mengalir ke Rumah Pelanggan
“Kita sudah melakukan visitasi ke dua sekolah, dua sekolah ini menerima bantuan program revitalisasi dari pemerintah pusat,” ujar Enjang, Senin (24/8).
Dikatakan, bantuan revitalisasi tersebut memiliki dua pola. Sebagian sekolah mendapatkan revitalisasi murni melalui program pendidikan dasar dan menengah, sementara sebagian lainnya memperoleh bantuan melalui skema bantuan Presiden.
“Dari hasil monitoring, pembangunan di SDN Cidempet telah selesai dilaksanakan. Sementara pekerjaan di SDN Karapyak 1 masih berlangsung dan saat ini dalam tahap pengerjaan,” ujarnya.
Enjang menegaskan, program revitalisasi menjadi salah satu upaya pemerintah, untuk mengejar ketuntasan perbaikan sarana dan prasarana pendidikan.
Pasalnya, masih terdapat banyak sekolah di Kabupaten Sumedang, yang memang belum memperoleh kesempatan mendapatkan bantuan.
“Dari total 618 SD negeri dan swasta di Kabupaten Sumedang, program revitalisasi dilaksanakan secara bertahap mulai 2025 hingga 2029.Pada 2025, tercatat 44 SD mendapatkan program revitalisasi,” tutur Enjang.
Kemudian, sambung dia, pada tahun 2026, terdapat 65 sekolah yang memperoleh bantuan, termasuk tiga sekolah melalui skema bantuan Presiden.
Baca Juga:Imbas Fluktuasi Tegangan Listrik, Perumda Tirta Medal: Mohon Maaf Atas Gangguan Layanan AirImbas Fluktuasi Tegangan Listrik, Perumda Tirta Medal: Mohon Maaf Atas Gangguan Layanan Air
Lebih jauh Enjang menyebutkan, masih banyak sekolah yang belum mendapatkan kesempatan mendapatkan program revitalisasi.
“Kita terus melakukan upaya dan ikhtiar, agar sekolah-sekolah yang belum mendapatkan bantuan bisa memperoleh bantuan revitalisasi dari pemerintah pusat,” jelas Enjang.
Dia berharap, pelaksanaan program tersebut dapat berjalan lancar hingga seluruh sekolah yang membutuhkan perbaikan sarana dan prasarana dapat tertangani.
Targetnya, revitalisasi sarana dan prasarana sekolah, khususnya jenjang SD, dapat dituntaskan secara bertahap hingga 2029.
“Kita programkan sampai dengan 2029 itu tuntas semua sekolah, khususnya sekolah dasar. Mudah-mudahan sarana dan prasarananya selesai diperbaiki,” kata Enjang penuh harap.
