SUMEDANGEKSPRES – Setelah melalui proses perbaikan dan pembaruan komponen kelistrikan, pasokan air dari Perumda Air Minum Tirta Medal Cabang Cimanggung kini mulai kembali mengaliri rumah-rumah pelanggan.
Meski debit air sudah stabil, pihak manajemen meminta pelanggan memaklumi proses normalisasi yang masih berjalan bertahap.
Kepala Cabang Perumda Air Minum Tirta Medal Cimanggung, Eli menjelaskan, pasokan air dari Sungai Cimande telah berhasil ditarik masuk ke sistem pengolahan dan langsung disalurkan ke jaringan pipa distribusi pada Senin (24/8) malam, tepat jam 23.30 WIB.
Baca Juga:Acep Hidayat Komarudin Ajak Masyarakat Teladani Akhlak Rasulullah di Momentum Maulid NabiDirektur Tirta Medal Pastikan Pembaruan Panel Pompa Cimande Berjalan Maksimal: Kami Mohon Maaf
”Alhamdulillah, pasca perbaikan sistem kelistrikan selesai, kondisi debit air dari pompa saat ini sudah sangat stabil,” kata Eli, Rabu (26/8).
Namun, kata dia, pihaknya memohon maaf yang sebesar-besarnya, lantaran aliran air saat ini belum merata ke seluruh wilayah pelanggan.
“Terkait belum meratanya aliran tersebut, hal ini disebabkan oleh tingginya volume pemakaian air secara serentak oleh warga, yang rumahnya berada di dataran rendah dan berdekatan dengan jaringan pipa induk,” ujarnya.
Kondisi pemakaian serentak ini, sambu Eli, secara otomatis menyebabkan tekanan air melambat, sehingga wilayah di dataran tinggi dan yang jauh dari pipa utama mengalami keterlambatan suplai.
Selain itu, tim teknis di lapangan hingga saat ini masih terus berjibaku menyisir jalur distribusi.
“Petugas kami terus bekerja membuka katup-katup udara (pentil) di setiap jalur pipa distribusi untuk membuang angin yang terjebak. Ini harus dilakukan karena selama masa perbaikan kemarin, pipa-pipa kita dalam keadaan kosong,” jelasnya.
Menanggapi keluhan dari sebagian pelanggan yang mendapati air mengalir dengan kondisi keruh atau kotor pada tahap awal normalisasi, Eli dengan tegas meluruskan bahwa air tersebut tetap melalui proses pengolahan standar.
Baca Juga:Revitalisasi Sekolah Dikebut, Disdik Sumedang Targetkan Tuntas 2029Perbaikan Listrik Pompa Intake Cimande, Normalisasi Air Tak Bisa Seketika: Mohon Kesabaran Warga Mentanti
”Kami memohon maaf atas ketidaknyamanan terkait kualitas air yang sempat kotor,” tuturnya.
Kami, kata Eli, pastikan itu murni merupakan sisa endapan kotoran di dinding dalam pipa yang terkelupas dan terdorong air setelah beberapa hari pipa dalam keadaan kosong.
“Jadi, sama sekali bukan karena air disalurkan tanpa melalui proses filterisasi,” tegas Eli.
Eli menjamin bahwa kondisi air keruh tersebut hanya bersifat sementara dan tidak akan berlangsung lama.
