Sopir Online Ditemukan Terkubur di Sumedang, Dua Orang Diamankan

identifikasi dugaan pembunuhan
Polisi mengusut kasus dugaan pembunuhan pengemudi transportasi online di Kabupaten Sumedang setelah jasad korban ditemukan terkubur di kawasan Cisoka.(istimewa)
0 Komentar

KOTA – Misteri kematian seorang pengemudi transportasi online di Kabupaten Sumedang, mulai terungkap. Polisi mengamankan dua orang yang diduga terlibat dalam pembunuhan tersebut setelah jasad korban ditemukan terkubur di kawasan Cisoka, Kecamatan Sumedang Selatan.

Kedua orang yang diamankan masing-masing berinisial AD (30) dan MIN (17). Tim URC Resmob Satreskrim Polres Sumedang menangkap keduanya di sebuah rumah di kawasan Gunung Buled, Jatimulya, Sabtu (10/10/2026) sekitar pukul 22.00 WIB.

Kasi Humas Polres Sumedang AKP Awang Munggardijaya mengatakan, pengungkapan kasus tersebut merupakan tindak lanjut laporan polisi yang diterima pada hari yang sama. Penyidik masih mendalami motif dan peran masing-masing pihak.

Baca Juga:Sopir Online Diduga Dibunuh Penumpang, Jasad Ditemukan di Cisoka SumedangDebu Proyek Puskesmas Cimanggung Dikeluhkan, Kontraktor Diminta Bertanggungjawab

“Penyidik masih mendalami motif, peran masing-masing pihak, serta melengkapi alat bukti,” ujar Awang, mewakili Kapolres Sumedang AKBP Reza Ma’ruffi, Minggu (11/10/2026).

Berdasarkan pemeriksaan awal, pembunuhan tersebut diduga dilatarbelakangi persoalan utang Rp25 juta yang belum dibayarkan korban kepada AD.

Rangkaian kejadian diduga bermula Kamis (8/10/2026) sekitar pukul 11.00 WIB. AD memesan kendaraan melalui aplikasi inDrive yang dikemudikan korban. Dalam perjalanan, keduanya sempat terlibat cekcok hingga AD turun di depan SMAN 2 Cimalaka.

AD kemudian menjemput MIN dan kembali memesan kendaraan yang dikemudikan korban dari kawasan Kebon Jati menuju lokasi galian Bilkis di Cimalaka. Keduanya diduga membawa kabel seling yang telah dimodifikasi.

Setibanya di lokasi, korban dan kedua terduga pelaku sempat minum kopi selama sekitar 30 menit. AD kemudian mengajak korban menuju area tambang dengan alasan terdapat pekerjaan.

Di lokasi tersebut, MIN diduga menjerat leher korban menggunakan kabel, sedangkan AD diduga memegang dan mengikat tubuh korban menggunakan tali tambang. Korban kemudian meninggal dunia.

Kedua terduga pelaku selanjutnya diduga membawa jasad korban menggunakan mobil milik korban. Mereka kemudian mengambil cangkul dan membawa jasad tersebut ke kawasan Cisoka untuk dikuburkan.

Baca Juga:Debu Pembangunan Puskesmas Cimanggung Dikeluhkan, Kecamatan Tegur Pengawas ProyekTembus 16.446, Cimanggung Tertinggi Aktivasi IKD di Sumedang

Jasad korban ditemukan terkubur pada kedalaman sekitar satu meter di kawasan Cisoka, Kabupaten Sumedang. Jenazah kemudian dibawa ke Rumah Sakit Sartika Asih untuk menjalani autopsi guna memastikan penyebab kematian.

Polisi juga mendalami dugaan rencana penjualan mobil milik korban. Berdasarkan pemeriksaan awal, kendaraan tersebut diduga hendak dijual oleh AD, dengan hasil penjualan direncanakan untuk dibagi kepada keduanya.

0 Komentar