Sebagai bagian dari upaya memperkuat transparansi dan akuntabilitas, Pemerintah Kabupaten Sumedang juga mendorong keterbukaan informasi mengenai menu makanan yang disajikan oleh setiap dapur SPPG.
Setiap hari, dapur SPPG diwajibkan melaporkan menu MBG yang didistribusikan melalui dokumentasi foto, disertai informasi nilai kalori dan kandungan gizinya. Pelaporan serupa juga dilakukan oleh sekolah penerima manfaat.
Informasi tersebut dapat diakses masyarakat melalui platform mbg.sumedangkab.go.id.
Baca Juga:Bupati Sumedang Tinjau Uji Coba MBG Sistem Shokuiku, Dorong Peningkatan Kualitas Pelayanan Gizi SiswaDemi Menguasi Mobil, Dua Remaja di Sumedang Nekat Membunuh
Dengan keterbukaan ini, orang tua siswa dapat mengetahui menu makanan yang dikonsumsi anak-anak mereka, sekaligus ikut mengawasi kesesuaian menu dengan kebutuhan gizi.
“Setiap hari masyarakat bisa melihat menu makanan yang disajikan oleh masing-masing dapur SPPG dan diterima oleh sekolah melalui platform MBG Sumedang.
Dengan begitu, orang tua memiliki akses informasi yang jelas dan dapat mengetahui bahwa makanan yang diberikan kepada anak-anaknya dirancang untuk memenuhi kebutuhan gizi,” jelasnya.
Dony menambahkan, keterbukaan informasi tersebut tidak hanya membangun kepercayaan masyarakat, tetapi juga mendorong terciptanya kompetisi yang sehat antardapur SPPG untuk terus meningkatkan kualitas layanan. Selain itu, ketersediaan data yang terbuka akan memudahkan Satgas MBG Kabupaten Sumedang dalam melakukan pemantauan dan evaluasi secara lebih terukur.
Ke depan, Pemerintah Kabupaten Sumedang berencana mengembangkan pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) pada platform MBG untuk memperkuat sistem pengawasan berbasis data.
Teknologi tersebut direncanakan membantu membandingkan informasi nilai gizi yang dilaporkan dapur SPPG dengan menu yang diterima sekolah, sekaligus memeriksa kesesuaiannya dengan ketentuan yang berlaku.
“Nanti kita akan memanfaatkan AI pada platform MBG. Data nilai gizi yang dilaporkan oleh SPPG akan dibandingkan dengan informasi makanan yang diterima sekolah dan ketentuan yang berlaku.
Baca Juga:Robinhood Sapi Asal Sumedang Berbobot 1,4 Ton Taklukkan Kontes Nasional Piala Presiden 2026Cegah Balapan Liar, Polisi Turun Malam
Dengan sistem ini, Satgas akan lebih mudah mengidentifikasi hal-hal yang perlu dievaluasi dan menentukan langkah tindak lanjut di lapangan,” tuturnya.
Melalui penguatan pengawasan, transparansi informasi, dan pemanfaatan teknologi digital, Pemerintah Kabupaten Sumedang berkomitmen memastikan program MBG berjalan semakin baik, tepat sasaran, dan memberikan manfaat nyata bagi peningkatan kualitas gizi masyarakat, khususnya anak-anak sebagai generasi penerus bangsa.
