Penyekapan Anak, Dampak Gaya Hidup Hedonisme

Penyekapan Anak, Dampak Gaya Hidup Hedonisme
MENGECAM: Tokoh ulama Sumedang KH Sa'dulloh ketika tengah menyampaikan tausiyah, beberapa waktu lalu. Terkait kasus penyekapan anak di Anggrek Regency, Kiayi Sa'dulloh menilai akibat dampak buruk gaya hidup hedonisme. (DOK SUMEKS)
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES, TANJUNGKERTA – Tokoh Ulama Kabupaten Sumedang, KH Sa’dulloh menanggapi peristiwa penyekapan seorang anak berinisial R oleh tantenya S, di Komplek Angkrek Regency Kelurahan Situ Kecamatan Sumedang Utara.

Menurutnya, perilaku orang tua seperti itu adalah dampak dari gaya hidup hedonisme. Dimana, orang lebih mementingkan benda duniawi, sehingga rela mengorbankan apapun jika hal itu dianggap merepotkan bagi dirinya.

“Sudah semakin rusaknya moral masyarakat akibat kurangnya pendidikan moral, baik secara langsung melalui pendidikan maupun tidak langsung melalui perilaku dan teladan para pemimpinnya,” ujar Kiayi Sa’dulloh kepada Sumeks, Minggu (9/1).

Baca Juga:Banjir Bandang Kembali Terjadi, Warga Berhak Tuntut Ganti Rugi ke Satker TolDua Desa di Tanjungkerta Diterjang Banjir dan Longsor

Diterangkan, betapa banyaknya perilaku yang sejenis dengan penyekapan anak tersebut, bahkan ada yg lebih biadab yaitu pemerkosaan dan pembunuhan terhadap anaknya sendiri.

Dia pun menuturkan, jika pendidikan model sekarang yang kurang mementingkan etika Akhlaqul Karimah dibiarkan saja, bukan tidak mungkin di masa yang akan datang manusia Indonesia akan takut mempunyai anak. Karena, dianggap akan merepotkan dirinya dalam bekerja dan berusaha mencari dunia.

“Anak sudah tidak menjadi anugrah lagi baginya, malah jadi malapetaka,” paparnya.

Kiayi Sa’dulloh menegaskan pemerintah dan tokoh-tokoh masyarakat harus segera menyadari bahwa pendidikan bukan sekedar memberi ilmu pengetahuan pada generasi bangsa, lebih dari itu adalah untuk penanaman akhlak dan moral generasi penerus.

“Untuk apa jadi orang pintar dengan sederet gelar kalau kemudian hanya menjadi koruptor, penindas orang kecil ataupun lainnya,” tegasnya. (atp)

0 Komentar