7 Obat Alami Penyakit Jantung yang Belum Banyak Diketahui Orang, No. 3 Ada di Dapur Anda

7 Obat Alami Penyakit Jantung yang Belum Banyak Diketahui Orang, No. 3 Ada di Dapur Anda
nett/ilustrasi
0 Komentar

 

Walaupun kaya manfaat untuk kesehatan, penggunaan kunyit yang berlebihan sebagai konsumsi harian juga bisa membahayakan tubuh. Beberapa di antaranya dapat berakibat fatal, apabila berbarengan dengan kondisi pengobatan tertentu.

  1. Paprika

Capsicum atau yang biasa disebut dengan paprika memiliki kesamaan seperti teh hijau, yaitu memiliki kandungan antioksidan yang kaya dan juga berkhasiat mengurangi ketegangan pada jantung.

Selain itu, kandungan Vitamin C, zat besi, magnesium, fosfor dan kalium dalam paprika, efektif membersihkan darah untuk memelihara kesehatan jantung.

Baca Juga:Penyebab dan Perawatan Penyakit Jantung KoronerPiala H Umuh Muhtar, Ajang Pencarian Bakat Sepakbola

Sebuah studi yang pernah dilakukan di Tiongkok pernah menunjukkan bahwa konsumsi makanan mengandung paprika akan dapat terhindar dari risiko kematian akibat penyakit jantung iskemik.

  1. Jahe

Jenis obat alami untuk atasi sakit jantung berikutnya adalah jahe. Tidak sekadar menghangatkan tubuh, tanaman rempah seperti jahe juga berguna sebagai obat penyakit kardiovaskular.

Konsumsi 2-4 gram jahe per hari bermanfaat untuk mengurangi risiko penyumbatan arteri hingga 13 persen. Sedangkan hasil penelitian Babol University Of Medical Sciences mengklaim, konsumsi jahe secara teratur efektif menurunkan kadar kolesterol jahat (LDL) seperti bawang putih.

  1. Biji Anggur

Ekstrak biji anggur umumnya dipercaya sebagai pengobatan kardiovaskular termasuk aterosklerosis, hipertensi, hiperkolesterolemia, insufisiensi vena kronis, dan neuropati.

Biji anggur telah dianggap dapat membantu proses oksidasi kolesterol jahat ke jaringan jantung.

Penumpukan kolesterol jahat dalam tubuh yang terabaikan, berpeluang menjadi bibit awal terjadinya penyakit jantung. Penggunaan ekstrak biji anggur kering sebagai obat jantung biasanya sudah berbentuk kapsul atau suplemen siap minum.

  1. Kedelai

Konsumsi kedelai dengan kandungan protein nabati tinggi, memiliki efek menguntungkan supaya terhindar dari risiko penyakit jantung serta menurunkan kolesterol jahat. Senyawa isoflavon atau zat yang mirip estrogen dalam kedelai, dapat menghindari risiko sakit jantung terutama pada wanita muda dan pascamenopause.

Baca Juga:Akses Jalan Jembatan Cinta Kembali Terang, Camat Berharap Jalan di Pelosok Bisa TerangPenerbitan NIB untuk UMKM Sumedang Lampaui Target

Sebuah jurnal yang diterbitkan oleh American Heart Association Circulation menunjukkan, 200 ribu orang yang mengonsumsi seporsi tahu dalam seminggu, berisiko lebih rendah terkena penyakit jantung. (*)

0 Komentar