Optimis, Budidaya Burung Puyuh Bisa Berjalan Lancar

Optimis, Budidaya Burung Puyuh Bisa Berjalan Lancar
Ketua Koperasi Pemuda Mandiri, Slamet Priadi saat menunjukkan hasil bumi di wilayah penyangga Waduk Jatigede (HERI PURNAMA/SUMEKS)
0 Komentar

sumedang, WADO – Budidaya burung puyuh berpotensi jadi ekonomi kreatif untuk masyarakat sekitar Waduk Jatigede.

Langkah awal pengembangan burung puyuh pihak Koperasi Pemuda Mandir (KPM) yang eksis di wilayah penyangga Waduk Jatigede akan memulai dari pemberdayaan petani milenial yang ada di desa penyangga.

Ketua Koperasi Pemuda Mandiri, Slamet Priadi menyebutkan, untuk sementara ini program burung puyuh masih dipersiapkan pihak UNPAD. Pihaknya menilai budidaya burung puyuh tersebut akan mudah diedukasi kepada petani milenial.

Baca Juga:Puluhan Mahasiswa Stikes Unsap Dapatkan PenghargaanLow 100 Kilo

“Sekarang masih dipersiapkan oleh pihak UNPAD, mudah-mudahan program ini segera terealisasi,” katanya

Terkait program tersebut, pihaknya cukup optimis. Sebab, sampai saat ini sudah ada sekitar 500 petani burung puyuh di wilayah Tanjungsari dan Sukasari.

Dari ratusan petani burung puyuh itu sudah ada banyak betina yang bisa disebarkan kepada masyarakat terdampak Waduk Jatigede.

“Saya optimis, burung puyuh ini bisa berlangsung dengan lancar, apalagi dikelola oleh kaum milenial,” jelasnya.

Menurutnya, di sekitar waduk banyak kaum milenial yang kreatif, bahkan mereka punya skil dalam bertani dan berternak. Jadi untuk menjalankan budidaya burung puyuh saja, diprediksi tidak akan terlalu kesulitan.

“Apalagi di sekitar waduk, banyak pemuda yang sudah terbiasa bergelut dibidang peternakan dan pertanian,” tutupnya. (eri)

0 Komentar