Pasang Sungkur Warnai Kegiatan Safari Ramadan

SUMRINGAH: Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman saat memberikan santunan kepada warga di kecamatan Sukasari, b
SUMRINGAH: Pj Bupati Sumedang, Herman Suryatman saat memberikan santunan kepada warga di kecamatan Sukasari, baru-baru ini.
0 Komentar

sumedangekspres, KOTA – Kegiatan Safari Ramadan Pemerintah Kabupaten Sumedang Tahun 1445 H berbeda dengan tahun-tahun sebelumnya. Pasalnya kali ini Safari Ramadan dirangkaikan dengan kegiatan Pasang Sangkur  (Pamarentah Sareng Warga Ngawangun Silaturahmi Nguatkeun Kamandirian).

Di hari pertama pelaksanaan ‘Tarlingkur’ (Tarawih Keliling dan Pasang Sangkur) Senin (18/3), rombongan Pj Bupati Herman Suryatman mengunjungi empat desa di Kecamatan Sukasari yakni Desa Sindangsari, Nanggerang, Banyuresmi dan Desa Genteng. 

Di masing-masing desa Pj Bupati mengawali kunjungan dengan menyapa dan menampung aspirasi warga serta memberikan santunan. Acara dilanjutkan dengan monitoring KKN tematik. 

Baca Juga:Belasan Warga Positif Terjangkit DBD, Dinkes Minta Masyatkat Lakukan 3MPelayanan Publik Saat Ramadan Tetap Optimal

Pj Bupati juga meninjau pelayanan jemput bola untuk layanan perizinan dan kependudukan.

 Terakhir rombongan Salat Tarawih berjamaah setelah sebelumnya buka puasa bersama dan Salat Magrib serta Isya di Mesjid Al-Ikhlas Dusun Pasirkaliki Desa Genteng. 

Herman menyebutkan, semua perangkat daerah pada hari itu serentak disebar di 26 kecamatan untuk melaksanakan Tarlingkur. 

“Contoh di Sukasari ini Kadis DPMPTSP beserta saya dan unsur Forkopimda. Biasanya kepala SKPD rombongan bersama Bupati, tetapi sekarang mandiri di 26 kecamatan. Waktunya bersamaan bada Dzuhur sampai Magrib, lanjut Isya dan Tarawih bersama,” terang Herman. 

Menurutnya, sebelum pelaksanaan Tarawih para kepala SKPD atas nama Bupati melaksanakan kegiatan Pasang Sangkur. 

“Tugasnya adalah memonitor pelaksanaan KKN Tematik Gotong Royong Membangun Desa, melihat kondisi masyarakat miskin yang ekstrem, termasuk yang stunting dan ibu hamil, memastikan kemiskinan bisa tertangani. Demikian juga pengangguran dan stunting juga bisa dicegah,” kata Herman. 

Oleh karena itu, lanjut Herman, tema Safari Ramadan kali ini ialah ‘Kontekstual dan Berdampak’. 

Baca Juga:Evaluasi Kinerja Tingkatkan PelayananBaznas Turun Langsung Sosialisasikan ZIS

“Konteksnya sesuai dengan agenda program kerja kita. Berdampaknya _insyallah_ memiliki dampak untuk peningkatan kesejahteraan masyarakat,” ujarnya. (red)

 

0 Komentar