Di sisi lain, Posko Darurat didirikan di Markas Polsek Pamulihan sebagai pusat koordinasi jika kondisi memburuk.
Aparat kepolisian tetap berjaga, memberlakukan sistem buka-tutup jalur, dan siap menutup akses sepenuhnya apabila pergerakan tanah kembali terdeteksi.
Bagi pengguna jalan, Cadas Pangeran kini bukan sekadar jalur penghubung, melainkan kawasan yang harus dilalui dengan kewaspadaan penuh.
Baca Juga:Serapan APBD Sumedang Tinggi, Efektifkah Belanja atau Sekadar Kejar Target Akhir Tahun?Tolak Pembayaran Tunai Rupiah Bisa Dipidana, Banggar DPR Ingatkan Ancaman Penjara hingga Denda Rp200 Juta
BPBD mengimbau pengendara untuk tidak memaksakan diri melintas saat hujan deras dan mematuhi seluruh arahan petugas di lapangan.
Hingga laporan ini disusun, tidak ada korban jiwa. Namun di balik lalu lintas yang perlahan kembali bergerak, ancaman penutupan jalur Bandung–Sumedang masih membayangi menunggu hujan berikutnya turun dan menentukan apakah Cadas Pangeran masih aman dilalui.(kos)
