SUMEDANG EKSPRES, KOTA – Pemerintah daerah resmi meluncurkan Smartpole sebagai bagian dari upaya mendukung transformasi digital dan pengembangan kota cerdas (smart city). Peluncuran Smartpole digelar pada Selasa (1/6/2026) dan dihadiri langsung oleh Bupati Doni Ahmad Munir.
Smartpole merupakan tiang pintar multifungsi yang dilengkapi berbagai teknologi modern, mulai dari penerangan jalan umum (PJU) hemat energi, kamera pengawas (CCTV), jaringan WiFi publik, hingga sistem informasi digital yang dapat diakses masyarakat.
Kehadiran Smartpole diharapkan mampu meningkatkan keamanan lingkungan, kenyamanan masyarakat, serta kualitas layanan publik berbasis teknologi.
Baca Juga:Akses Gratis dan Mudah, eLib Perpusda Bikin Layanan Perpustakaan Kian Dekat ke WargaHarga Pangan di Pasar Tanjungsari Masih Tinggi, Daya Beli Warga Tertekan Usai Tahun Baru
Bupati Doni Ahmad Munir menyampaikan bahwa peluncuran Smartpole merupakan bagian dari inovasi pelayanan publik yang mengintegrasikan teknologi informasi dengan sistem keamanan dan respons darurat.
“Hari ini kita menyaksikan langsung simulasi Smartpole. Teknologi ini berfungsi untuk mendukung pelayanan publik dan meningkatkan rasa aman di masyarakat,” ujar Bupati.
Dalam simulasi tersebut, ditampilkan penggunaan drone pintar yang terintegrasi dengan sistem Smartpole. Drone ini berfungsi memantau situasi di lapangan, termasuk mendeteksi potensi kebakaran atau suhu panas berlebih.
Apabila terdeteksi kondisi darurat, sistem secara otomatis mengirimkan sinyal ke layanan Pemadam Kebakaran (Damkar). Selanjutnya, petugas Damkar dapat segera melakukan penanganan, disertai respons cepat dari layanan Ambulans PSC 111.
“Dengan teknologi ini, kejadian seperti kebakaran bisa terdeteksi lebih awal. Respons darurat pun bisa dilakukan lebih cepat dan terkoordinasi,” jelas Bupati.
Selain itu, Smartpole juga dilengkapi CCTV yang mampu merekam aktivitas di sekitar lokasi, WiFi gratis untuk masyarakat, sensor kualitas udara, hingga fasilitas pendukung kendaraan listrik. Seluruh sistem tersebut terintegrasi dalam satu tiang layanan publik.
“Smartpole ini bukan sekadar tiang lampu, tapi pusat layanan publik dan keamanan berbasis teknologi. Ini bagian dari komitmen kami menghadirkan kota yang lebih aman dan modern,” katanya.
Baca Juga:Kemenkes Waspadai Super Flu, Dinkes Sumedang Pastikan Belum Ada KasusHampir 3 Tahun Tanpa Mufakat, Revitalisasi Pasar Cimalaka Picu Jeritan Pedagang
Bupati menambahkan, inovasi Smartpole ini menjadi salah satu yang pertama diterapkan di Indonesia dan diharapkan dapat dikembangkan hingga menjangkau seluruh kecamatan.
“Terima kasih kepada PT Alita, Damkar, BPD, dan seluruh pihak yang terlibat. Insyaallah teknologi ini akan memperkuat sistem pelayanan dan keamanan masyarakat,” imbuhnya.
