Kenali Ciri dan Cara Mengetahui Anak Cerdas Melalui Tes Griffith

dr. Indra Sahril, SpA., Subsp. Neuro (K)., M.Kes.
dr. Indra Sahril, SpA., Subsp. Neuro (K)., M.Kes.
0 Komentar

Oleh: dr. Indra Sahril, SpA., Subsp. Neuro (K)., M.Kes.(Dokter Subspesialis Neurologi Anak Klinik Utama Darra Medika)

SETIAP anak pasti memiliki bakat dan keahliannya masing-masing. Anda terkadang perlu melihat lebih jauh agar bisa menemukan di mana letak bakat Si Kecil. Menurut Dokter Spesialis Neurologi Anak Klinik Utama Darra Medika dr. Indra Sahril, SpA., Subsp. Neuro (K)., M.Kes.

Berbakat dapat didefinisikan sebagai memiliki sejumlah besar kemampuan alami baik bakat maupun kecerdasan. Bentuknya pun bisa berbeda-beda mulai dari prestasi akademis, kecakapan atletik, hingga kreativitas. Anak-anak yang berbakat biasanya memiliki kinerja yang lebih baik dibandingkan dengan teman-teman sebayanya.”

Baca Juga:SUMEDANG 2025: Investasi Rp5,6 Triliun Mengalir, 105 Ribu Warga Masih Miskin, 39 Ribu MenganggurTiang Listrik PT PLN Keropos Bertahun-tahun Dibiarkan, Pedagang Pasar Parakanmuncang Terpaksa Tambal Sendiri

Jika begitu, Anda bisa pertimbangkan agar anak mendapatkan kesempatan belajar tambahan untuk mengembangkan kemampuannya lebih jauh. Orang tua sering bertanya-tanya, “Kapan sih waktu yang tepat untuk mengetahui bakat dan keahlian anak?” Nah, salah satu cara yang bisa dilakukan adalah dengan tes IQ. Salah satu metode yang banyak digunakan untuk anak kecil adalah metode Griffith.

Apa itu Metode Griffith?

Metode Griffith adalah tes perkembangan yang dirancang khusus untuk anak-anak sejak usia dini. Tes ini membantu mengukur berbagai aspek, seperti kemampuan berpikir, bahasa, motorik, hingga keterampilan sosial. Jadi, bukan cuma angka IQ semata, tapi juga gambaran menyeluruh tentang tumbuh kembang anak.

Apa Saja yang Dinilai dalam Tes Griffith?

Dalam pelaksanaannya, metode Griffith biasanya menilai beberapa indikator utama, antara lain:

Kemampuan kognitif: cara anak memahami instruksi, memecahkan masalah, dan mengenali pola.

Bahasa & komunikasi: sejauh mana anak bisa memahami dan menggunakan kata-kata.

Motorik halus: keterampilan menggunakan jari dan tangan, misalnya menggambar atau menyusun balok.

Motorik kasar: kemampuan bergerak, keseimbangan, dan koordinasi tubuh.

Sosial & personal: interaksi dengan orang lain, respon emosional, dan kemandirian.

Baca Juga:Waspada Modus Penipuan Tilang Elektronik, Satlantas Polres Sumedang Tegaskan ETLE Hanya Lewat Kanal ResmiUsai Revitalisasi Gedung, Ria Busana Sumedang Tampil Lebih Modern dan Hadirkan Promo Menarik

Kemampuan adaptif: bagaimana anak menyesuaikan diri dengan lingkungan dan situasi baru.

Indikator-indikator ini saling melengkapi untuk memberikan gambaran yang lebih utuh tentang perkembangan anak.

0 Komentar