Cerita Keberanian di Balik Longsor Cisarua, Warganet Tersentuh

Cerita Keberanian di Balik Longsor Cisarua, Warganet Tersentuh
Cerita Keberanian di Balik Longsor Cisarua, Warganet Tersentuh.(Ilustrasi)
0 Komentar

SUMEDANG EKPRES – Kisah penuh berani dari seorang kepala keluarga yang berusaha untuk menyelamatkan keluarganya, ketika terjadinya bencana longsor di pasirlangu, Cisarua, Bandung barat, mendapat berbagai komentar positif dari para warganet.

Peristiwa ini bermulai pada hari sabtu, tanggal 24/01/2026 pukul 03:00 dini hari, sebelum musibah tersebut menimpa kediaman korban, istri dari korban sempat mengeluh kalau dirinya mendengar suara bising yang cukup besar, nyaris seperti ledakan, dan tepat setelah keluhan tersebut tiba-tiba saja longsor datang menimpa rumah milik korban.

Korban yang posisinya sedang tidur bersama dengan dua anakya, langsung berusaha menyelamatkan diri bersama kedua putrinya.

Baca Juga:Bio Farma Perkuat Peran BUMN, Salurkan Vaksinasi Tetanus dan Bantuan Logistik bagi Korban LongsorKetua Umum Viking Persib Club Tobias Ginanjar Lelang Jersey Marc Klok dan Thom Haye untuk Korban Longsor KBB

Saat terjadinya longsor pertama salah satu anak korban sempat tenggelam di dalam lumpur.

Namun berhasil di selamatkan, dan peristiwa terjadinya longsor berikutnya korban juga sempat tertimpa longsor, dan salah satu putrinya kembali tenggelam, terbawa lumpur.

Setelah mendapatkan pertolongan dari beberapa warga, korban tersebut, beserta kedua anak korban dapat di selamatkan.

Namun sayangnya istri korban tidak dapat di selamatkan karena tertimpa lumpur yang mengakibatkan istri dari korban meninggal di tempat.

Kemunculan sebuah video dari media sosial melalui instagram berupa wawancara tersebut, membuat banyak warganet yang memberikan komentar positif dan juga turut berduka cita kepada korban serta prihatin.

Selain untuk membagikan pengalaman pribadi milik korban, video tersebut juga menunjukkan bagaimana bahaya dan bencana bisa datang kapan saja, sehingga kita selaku masyarakat harus lebih waspada dan lebih bersiap akan bencana yang mungkin terjadi kapan saja.

0 Komentar