500 Rumah Tidak Layak Huni di Sumedang Akan Direhab Lewat Program BSPS

Rutilahu
Ilustrasi - Perbaikan Rutilahu yang dilaksanakan dengan anggaran bersumber dari DD tahaf 1 tahun 2025, di RW 03 Dusun Pakemitan Desa Cimalaka baru - baru ini.(Dok. Sumeks)
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES, KOTA – Bupati Dony Ahmad Munir ingin program Bantuan Stimulan Perumahan Swadaya (BSPS) untuk rehabilitasi rumah tidak layak huni (rutilahu) menjadi salah satu instrumen penting dalam meningkatkan kesejahteraan masyarakat di Kabupaten Sumedang.

Menurut Dony, pada tahun ini Sumedang mendapatkan alokasi program BSPS sebanyak 500 unit rumah yang diperuntukkan bagi masyarakat kurang mampu.

“Sumedang mendapat BSPS rehab rutilahu sebanyak 500 unit. Saya ingin program ini menjadi instrumen kesejahteraan masyarakat,” ujar Dony saat menghadiri kegiatan buka puasa bersama keluarga besar Angkatan Muda Siliwangi (AMS) Distrik Sumedang di Sapphire City Park, baru-baru ini.

Baca Juga:Bau Sampah Menyengat Ganggu Warga Cibeureum Wetan, Pemkab Sumedang Diminta BertindakJelang Mudik, Sejumlah Titik di Tol Cisumdawu Minim Penerangan, Pengendara Khawatirkan Kecelakaan

Ia menegaskan, penerima bantuan tersebut dipastikan berasal dari kelompok masyarakat miskin, khususnya yang masuk dalam kategori desil satu hingga empat berdasarkan data kesejahteraan sosial.

“Pengentasan kemiskinan harus dilakukan secara terpadu. Jadi yang mendapat bantuan BSPS adalah masyarakat desil satu sampai empat berdasarkan data,” katanya.

Selain bantuan perbaikan rumah, pemerintah daerah juga memastikan bahwa para penerima BSPS telah memiliki perlindungan jaminan sosial.

Menurut Dony, warga penerima bantuan dipastikan terdaftar dalam program BPJS Kesehatan dan BPJS Ketenagakerjaan.

“Dipastikan juga mereka memiliki BPJS kesehatan dan ketenagakerjaan,” ujarnya.

Tak hanya itu, pemerintah daerah juga akan mendorong akses permodalan bagi masyarakat penerima bantuan melalui program Kredit Usaha Rakyat Daerah (Kurda) dengan bunga ringan.

“Mereka juga harus dibantu kreditnya melalui Kurda yang bunganya hanya sekitar 3 persen per tahun,” katanya.

Baca Juga:Angin Kencang Terjang Sumedang, Pohon Tumbang di Cadas Pangeran Timpa PengendaraCerita Hidup di Balik Gunungan Sampah Cibeureum Sumedang: 14 Tahun Menyaksikan Sampah Tak Pernah Berhenti 

Dony menjelaskan, program bantuan tersebut tidak hanya berhenti pada perbaikan rumah, tetapi juga akan diintegrasikan dengan peningkatan kemampuan ekonomi masyarakat.

Penerima bantuan direncanakan akan mendapatkan pelatihan keterampilan agar mampu membuka usaha atau bekerja di sektor industri.

“Warga yang mendapat BSPS rencananya juga akan dilatih agar bisa berusaha dan disalurkan ke industri melalui balai pelatihan kerja,” jelasnya.

Dengan pendekatan tersebut, pemerintah daerah berharap program penanganan kemiskinan dapat dilakukan secara komprehensif dan terpadu.

“Jadi rumahnya beres, mereka juga punya pekerjaan, dan perlindungan kesehatannya ada,” kata Dony.

0 Komentar