Modus Bertanya dan Numpang Kamar Mandi, Nenek di Tanjungkerta Jadi Korban Jambret

Modus Bertanya dan Numpang Kamar Mandi, Nenek di Tanjungkerta Jadi Korban Jambret
Peristiwa penjambretan terjadi di Desa Tanjungmekar, Kecamatan Tanjungkerta, dengan modus pelaku berpura-pura bertanya dan menumpang menggunakan kamar mandi. (ILUSTRASI).
0 Komentar

SUMEDANG EKSPRES – Peristiwa penjambretan terjadi di Desa Tanjungmekar, Kecamatan Tanjungkerta, dengan modus pelaku berpura-pura bertanya dan menumpang menggunakan kamar mandi.

Kejadian bermula saat seorang nenek sedang duduk santai di teras rumahnya. Tak lama kemudian, ia didatangi oleh dua orang yang datang menggunakan sepeda motor dan berhenti di depan rumahnya.

Kedua pelaku langsung menghampiri korban yang saat itu sendirian. Mereka berpura-pura bertanya dan meminta izin untuk menggunakan kamar mandi sebagai modus pendekatan.

Baca Juga:Wamen Ossy Tinjau Kantah Kota Palangkaraya: Ingin Layanan Pertanahan Semakin Memudahkan MasyarakatBahas Dua Raperda Strategis, DPRD Sumedang:   Diharapkan Mampu Menjawab Kebutuhan Masyarakat

Selanjutnya, pelaku meminta korban untuk membuka kalung emas yang dikenakannya. Tanpa curiga, korban menuruti permintaan tersebut.

Pelaku kemudian mengalihkan perhatian korban dengan menyuruhnya mengambil kertas di dalam rumah.

Saat korban masuk ke dalam rumah, pelaku langsung melarikan diri setelah berhasil membawa kabur kalung emas milik korban.

“Korban sangat syok karena dijambret kalung emasnya dan tidak sadar saat kejadian berlangsung,” ujar Enok.

Saksi lainnya, Mia, menjelaskan bahwa saat itu korban sedang duduk santai di teras rumah. Tiba-tiba dua orang pelaku datang, menghampiri korban, dan meminta kalungnya untuk dilepas.

“Korban menuruti permintaan tersebut, lalu kalungnya dibawa kabur oleh pelaku,” ujar Mia.

Warga sekitar yang mengetahui kejadian tersebut langsung berdatangan ke rumah korban. Mereka memberikan bantuan dan berusaha menenangkan korban yang mengalami syok akibat kejadian yang berlangsung sangat cepat.

Baca Juga:Wamen Ossy: Revisi RTRWN Jadi Kunci Percepatan Pengembangan Jaringan Kereta NasionalPemdes Mekarjaya Fokus Tingkatkan Kesehatan Warga

Peristiwa ini menjadi pengingat bagi masyarakat untuk selalu waspada dan tidak mudah percaya kepada orang asing, terutama yang datang dengan alasan yang tidak jelas.

0 Komentar