Perusahaan sengaja memasukkan angin ke pipa.
Angin adalah musuh bagi pipa distribusi karena risiko pipa pecah. Perusahaan justru berupaya membuang angin melalui alat Air Release Valve (ARV) yang dipasang di titik-titik tertentu.
Pelanggan rugi total saat kran berdesis.
Kejadian ini biasanya hanya berlangsung beberapa detik hingga menit setelah perbaikan. Begitu udara habis, air akan mengalir normal dengan tekanan yang stabil.
Langkah Antisipasi Bagi Pelanggan
Perumda Air Minum Tirta Medal menyarankan pelanggan untuk melakukan langkah sederhana jika mendapati angin keluar dari kran:
Baca Juga:Diawali dari Tuban, Pertamina Bantu Masyarakat Prasejahtera Penuhi Kebutuhan Pokok melalui Pasar MurahPerumda Tirta Medal Sumedang Bantah Isu Tagihan Angin: Pelayanan Sesuai SOP
• Buka Kran Perlahan: Jangan langsung membuka penuh untuk menghindari hentakan tekanan udara.
• Tunggu Sejenak: Biarkan udara keluar hingga aliran air konsisten.
• Lapor Jika Berlarut: Jika angin keluar terus-menerus tanpa diikuti air dalam waktu lama, segera hubungi layanan pengaduan melalui aplikasi SOMEAH atau kantor cabang terdekat, karena kemungkinan terdapat kebocoran pipa di sekitar area tersebut.
”Kami berkomitmen untuk terus meningkatkan layanan. Penjelasan ini kami sampaikan agar pelanggan tidak merasa khawatir.
Fokus kami adalah memastikan setiap tetes air yang sampai ke rumah masyarakat Sumedang adalah air yang berkualitas dan terukur secara adil,” tutup direktur
Analoginya Jika sedotan kosong, kita harus menyedot udara dulu sebelum minuman sampai ke mulut. (red)
