Perumda Tirta Medal Sumedang Bantah Isu Tagihan Angin: Pelayanan Sesuai SOP

anajemen Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dug
anajemen Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dugaan kelalaian pelayanan dan isu “tagihan angin” yang dialami salah satu pelanggan di Perum Jatihurip Blok 7, Kecamatan Sumedang Utara.
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES — Manajemen Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang memberikan klarifikasi resmi terkait pemberitaan dugaan kelalaian pelayanan dan isu “tagihan angin” yang dialami salah satu pelanggan di Perum Jatihurip Blok 7, Kecamatan Sumedang Utara.

Kepala Cabang Sumedang Utara, Asmara Widaningsih, SE, menegaskan bahwa seluruh proses penanganan keluhan telah dilakukan sesuai standar operasional prosedur (SOP) dan berbasis data riil di lapangan.

“Setiap laporan pelanggan kami tindak lanjuti secara cepat dan terukur. Bahkan sebelum isu ini mencuat ke media, petugas kami sudah beberapa kali melakukan pengecekan langsung ke lokasi dan disaksikan oleh penghuni rumah,” ujar Asmara saat dikonfirmasi, Selasa (14/4).

Baca Juga:Perumda AM Tirta Medal Sumedang Klarifikasi Keluhan Pelanggan, Tegaskan Pelayanan Sesuai ProsedurPertamina Wisuda 168 Binaan Usaha Ultra Mikro, Total Cuan Hingga 2,7M

Menurutnya, lonjakan tagihan yang terjadi pada Februari 2026 bukan akibat kesalahan pencatatan, melainkan hasil pembacaan langsung angka meter air. Data perusahaan mencatat pemakaian air pelanggan tersebut sebesar 6 meter kubik pada Januari, meningkat menjadi 71 meter kubik pada Februari, dan kembali turun menjadi 19 meter kubik pada Maret.

“Data ini terekam dalam sistem digital kami dan dilengkapi bukti foto saat pembacaan meter. Jadi tidak ada istilah tagihan fiktif atau ‘membayar angin’,” tegasnya.

Asmara menjelaskan, lonjakan pemakaian air umumnya disebabkan oleh faktor internal pelanggan, seperti kebocoran pipa setelah meter atau kelalaian penggunaan air.

Selain itu, pihaknya juga memastikan distribusi air di wilayah Jatihurip berjalan normal. Hal ini dibuktikan dengan tidak adanya keluhan serupa dari pelanggan lain di kawasan tersebut.

“Kalau memang yang mengalir itu angin, tentu keluhan akan datang dari banyak pelanggan. Faktanya, ini kasus yang sifatnya spesifik,” katanya.

Untuk meningkatkan transparansi, Perumda Tirta Medal telah menerapkan sistem digital melalui aplikasi SOMEAH dan laman resmi perusahaan. Melalui platform tersebut, pelanggan dapat memantau riwayat pemakaian air, melihat bukti foto meter, hingga memastikan keakuratan tagihan.

Sebagai bentuk komitmen pelayanan, jajaran manajemen juga telah melakukan kunjungan langsung ke lokasi pelanggan pada Senin (13/4). Langkah ini merupakan bagian dari prosedur standar dalam memastikan kondisi instalasi dan distribusi air.

0 Komentar