Mengapa  Angin Keluar  Dari Kran? Ini  Penjelasan  Teknis Perumda  Tierta Medal Sumedang

​Perumda Air Minum Tirta Medal menyarankan pelanggan untuk melakukan langkah sederhana jika mendapati angin ke
​Perumda Air Minum Tirta Medal menyarankan pelanggan untuk melakukan langkah sederhana jika mendapati angin keluar dari kran
0 Komentar

SUMEDANGEKSPRES – Pernahkah Anda mendapati kran air di rumah mengeluarkan suara desis dan embusan angin sebelum air akhirnya mengalir? Fenomena ini sering kali memicu spekulasi di tengah pelanggan bahwa mereka “membayar angin, bukan air.”

Menanggapi hal tersebut, Perumda Air Minum Tirta Medal Kabupaten Sumedang memberikan penjelasan teknis secara mendalam guna meluruskan persepsi masyarakat.

​Bukan Disengaja, Inilah Fenomena “Air Lock”​Secara teknis, keberadaan udara di dalam pipa distribusi adalah hal yang wajar dalam sistem perpipaan air minum, terutama setelah dilakukannya perbaikan kebocoran atau saat terjadi pemeliharaan jaringan.

Kondisi ini dikenal dengan istilah Air Lock (terperangkapnya udara).

Baca Juga:Diawali dari Tuban, Pertamina Bantu Masyarakat Prasejahtera Penuhi Kebutuhan Pokok melalui Pasar MurahPerumda Tirta Medal Sumedang Bantah Isu Tagihan Angin: Pelayanan Sesuai SOP

​”Ketika aliran air terhenti karena adanya perbaikan atau gangguan distribusi, pipa yang kosong secara otomatis akan terisi oleh udara. Saat air kembali dialirkan, air akan mendorong udara tersebut menuju titik terendah atau titik keluaran terdekat, yaitu kran pelanggan,” ungkap Direktur Perumda Air Minum Tirta Medal, Hj Imas Permasih M Si, Selasa (14/4).

Lantas, mengapa Angin Harus Keluar Terlebih Dahulu? Jawabannya, karena udara memiliki massa yang lebih ringan daripada air.

Dalam sistem hidrolika, udara akan selalu berada di depan atau di atas aliran air. Jika udara ini tidak dikeluarkan, akan terjadi beberapa masalah teknis, di antaranya:

• ​Water Hammer:

Tekanan air yang menghantam kantong udara secara tiba-tiba dapat menyebabkan pipa pecah.

• ​Sumbatan Aliran: Udara yang terperangkap dalam jumlah besar dapat menghambat laju air sehingga air tidak sampai ke pelanggan.

​Oleh karena itu, keluarnya angin saat kran pertama kali dibuka adalah tanda bahwa sistem distribusi sedang melakukan pembersihan ruang udara agar aliran air kembali stabil.

​Menepis Isu “Membayar Angin”​Menanggapi keluhan pelanggan mengenai kekhawatiran meteran berputar karena tiupan angin, Perumda Tirta Medal menegaskan beberapa fakta penting:

Mitos Fakta TeknisAngin membuat tagihan melonjak tajam.

Baca Juga:Perumda Tirta Medal Sumedang Bantah Isu Tagihan Angin: Pelayanan Sesuai SOPPerumda AM Tirta Medal Sumedang Klarifikasi Keluhan Pelanggan, Tegaskan Pelayanan Sesuai Prosedur

Meteran air modern didesain untuk mengukur volume cairan. Meskipun angin kuat bisa menggerakkan turbin secara perlahan, volumenya sangat kecil dibandingkan air dan tidak akan memberikan dampak signifikan pada tagihan bulanan.

0 Komentar